✍️ CATATAN SYAWWAL (17)
💦 BUKAN KARENA KITA MAMPU
Kemarin, saat pulang kampung, saya dapat cerita bahwa salah seorang saudara ada yang batal umrah. Padahal dia sudah mengadakan acara selamatan besar2an.
Tapi qadarullah, dia tidak jadi berangkat. Katanya, visa belum keluar hingga jadwal keberangkatan. Kejadian ini terjadi sebelum Ramadhan.
Saudara saya yang lain punya cerita berbeda. Suatu hari, orang kaya di dekat rumahnya nyuruh dia bikin paspor.
"Bang, bikin paspor...!"
Saudara saya bingung tiba2 saja disuruh bikin paspor.
"Buat apaan?"
Akhirnya, dia diberitahu bawa dia dan istrinya akan diberangkatkan umroh. Padahal sebelumnya tidak ada bayangan untuk bisa umroh dalam waktu dekat. Sebab kondisi ekonomi tidak mendukung.
Tapi, akhirnya dia bisa berangkat umroh. Gratis. Bahkan dia dikasih uang juga untuk bekal perjalanan.
🌻🌻🌻
Dari dua kisah ini kita bisa mengambil pelajaran bahwa untuk bisa haji dan umroh tidak cukup bermodal kemampuan kita. Tidak cukup kita banyak uang dan berbadan sehat kemudian bisa berangkat haji dan umroh.
Buktinya, banyak orang yang kaya dan sehat, tapi belum tergerak hatinya untuk segera berangkat haji dan umroh.
Atau, seperti kasus saudara saya yang batal umroh. Padahal dia sudah dalam kondisi siap berangkat.
Namun, ada orang yang tidak punya uang untuk haji dan umroh, tapi tiba2 Allah Subhanahu wa Ta'ala mampukan untuk berangkat. Entah bagaimana caranya.
🌻🌻🌻
Oleh karena itu, bagi kita yang saat ini merasa belum punya cukup bekal untuk berangkat haji dan umroh, kita bisa melakukan hal2 berikut:
💦 NIAT YANG TULUS
Kita hadirkan niat yang tulus untuk bisa segera berangkat haji dan umroh.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda:
إِنْ تَصْدُقِ اللهََ يَصْدُقْكَ
“Jika engkau jujur kepada Allah, maka Allah akan mewujudkan keinginanmu.” (HR. An-Nasai)
Maksudnya, jika memang niat kita benar2 ikhlas karena Allah, maka Allah akan merealisasikan apa yang kita niatkan.
💦 BERDOA
Kita senantiasa berdoa agar diberi kemudahan untuk segera menunaikan ibadah haji dan umroh.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ
“Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu." (QS. Al-Mu’min: 60).
💦 BERUSAHA
Kita berusaha semampu kita untuk melakukan apa saja yang bisa kita lakukan saat ini untuk persiapan haji dan umroh.
Kalau kita belum punya uang untuk daftar haji atau umroh, kita bisa melakukan hal2 lain yang bisa kita lakukan sebagai bekal untuk melakukan perjalanan ke tanah suci. Misalnya:
✅ Belajar tentang cara haji dan umroh. Kita baca buku dan juga menonton video tentang cara haji dan umroh.
✅ Menabung sedikit demi sedikit.
✅ Membeli kain ihrom untuk latihan cara memakainya.
✅ Bikin paspor.
✅ Olah raga untuk memperkuat fisik.
✅ Dll.
Ulama mengatakan:
مَا لاَ يُدْرَكُ كُلُّهُ لاَ يُتْرَكُ جُلُّهُ
“Apa-apa yang tidak bisa dilakukan semuanya, jangan ditinggalkan semuanya.”
Maksudnya, jika kita belum bisa melakukan sesuatu amalan secara sempurna, maka tidak mengapa kita melaksanakan sebagiannya saja sesuai dengan kemampuan kita. Karena sesungguhnya melaksanakan sebagian amal shalih itu lebih mulia daripada meninggalkannya sama sekali.
Misalnya, jika tidak sanggup shalat tahajud 11 rakaat, maka kerjakanlah 3 rakaat. Jika tidak bisa sedekah banyak, sedekahlah sedikit. Jika tidak bisa menghafal satu surat, hafalkan satu ayat.
Demikian.
🌻🌻🌻
❗TIDAK ADA YANG MUSTAHIL❗
Jika Allah Subhanahu wa Ta'ala sudah memanggil seseorang untuk datang ke Baitullah, maka tidak akan ada yang dapat menghalanginya.
Kisah Amer Al-Qaddafi, jemaah haji Libya tahun 2025 yang tertahan imigrasi karena nama belakang, menjadi bukti nyata bahwa panggilan Allah tidak akan ada yang bisa menghalangi.
Kisahnya viral setelah Amer hampir gagal menunaikan ibadah haji karena ditinggal oleh pesawat yang seharusnya membawanya ke Tanah Suci. Dia seharusnya naik pesawat bersama puluhan jemaah lainnya.
Namun saat tiba di Bandara Sebha, Libya Tengah, pihak imigrasi menolak dokumen perjalanan haji Amer. Alasannya karena masalah nama belakang Amer yakni “Al Gaddafi” di paspor.
Nama tersebut dinilai sensitif karena mirip dengan nama mantan presiden Libya yang sudah lengser, Muammar Gaddafi (sering ditulis Muamar Khadafi). Isu keamanan membuat pihak imigrasi menghentikan Amer pada detik-detik keberangkatannya.
Pesawat menuju Arab Saudi akhirnya lepas landas dari Bandara Sebha dan meninggalkan Amer yang masih tertahan di bandara. Dia diberitahu bahwa dirinya tidak bisa menunaikan ibadah haji tahun ini.
Anggota keluarga dan pihak imigrasi meminta Amer untuk pulang tetapi dia memilih bertahan dan tetap berada di bandara. Tak berselang lama, pesawat tersebut mengalami gangguan teknis dan harus mendarat kembali di bandara Sebha.
Saat pesawat mendarat, staf maskapai meminta pihak imigrasi memperbolehkan Amer naik ke pesawat dengan meminta pilot membuka pintu. Namun, pilot tidak mengizinkan karena alasan logistik dan keselamatan.
Pesawat kembali lepas landas dan meninggalkan Amer yang masih tetap menunggu di bandara dengan penuh keyakinan bahwa pesawat akan kembali untuk menjemputnya. Kemudian, keajaiban pun terjadi.
Pesawat kembali mengalami masalah teknis dan harus mendarat di bandara Sebha. Saat pesawat mendarat, pilot maskapai penerbangan tersebut membuat pengumuman yang mengejutkan kepada seluruh penumpang.
“Saya bersumpah tidak akan terbang lagi kecuali Amer bersama kita di pesawat ini!,” tegas pilot tersebut
Sang pilot juga menegaskan bahwa Amer berhak menunaikan ibadah haji sama seperti jemaah lainnya. Pengumuman itu disambut sorak-sorai dan tepuk tangan para penumpang.
Amer akhirnya diizinkan naik pesawat. Keputusan sang pilot menuai banyak pujian dari banyak pihak karena dia menunjukkan solidaritas dan keadilan bagi sesama umat Muslim.
“Saya hanya ingin pergi haji. Dan saya percaya bahwa jika itu memang ditakdirkan untuk saya, tidak ada kekuatan yang bisa mencegahnya,” kata Amer.
Dilaporkan bahwa pesawat tersebut terbang dengan lancar setelah Amer diizinkan untuk ikut penerbangan.
Sumber cerita: https://abatanews.com/viral-jemaah-haji-ditolak-naik-pesawat-gegara-paspor-pesawat-2-kali-gangguan-teknis/
🌻🌻🌻
Jadi, yang membuat kita bisa berangkat ke tanah suci bukanlah kemampuan kita. Tapi, karena Allah Subhanahu wa Ta'ala yang telah memampukan kita. Dia yang telah memanggil kita.
Semoga kita semua dimudahkan untuk sesering mungkin mengunjungi Baitullah dan berziarah ke Makam Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersama orang2 yang kita cintai.
Amiin.
✍️Bogor, Malam Jum'at 14 Syawwal 1447H/2 April 2026
@MuhammadMujianto

Tidak ada komentar:
Posting Komentar