Minggu, 26 April 2026

CATATAN DZULQA'DAH 10: USTADZ A DAN SI B

 


✍️ CATATAN DZULQA'DAH (10)


📒 USTADZ A DAN SI B


Beberapa waktu lalu, saya membaca sebuah tulisan. Menarik menurut saya. Tentang guru dan murid. 


Inti tulisan itu, hendaknya murid "tahu diri" dan guru "jaga diri". Maksudnya, hendaknya murid tahu diri dengan cara memuliakan gurunya, dan guru jaga diri agar tetap ikhlas dalam mengajar.


Tulisan itu saya lampirkan di akhir. Silakan nanti dibaca. Tapi kalau penasaran, silakan langsung baca di bawah 😁


🌻🌻🌻


Saya juga punya cerita yang mirip2. Tentang seorang guru dan murid. Sebut saja Ustadz A dan Si B. 

CATATAN DZULQA'DAH 9: SUMBER KESENGSARAAN TERBESAR

 


✍️ CATATAN DZULQA'DAH (9)


📒 SUMBER KESENGSARAAN TERBESAR


Suatu hari, Imam Syafi'i rahimahullah pernah memberi nasihat kepada muridnya. Kata  Beliau:


رِضَا النَّاسِ غَايَةٌ لَا تُدْرَكُ، فَعَلَيْكَ بِمَا يُصْلِحُكَ فَالْزَمْهُ فَإِنَّهُ لَا سَبِيْلَ إِلَى رِضَاهُمْ


"Keridhaan seluruh manusia adalah tujuan yang tidak akan mungkin dicapai. Maka, teruslah perbaiki diri dan istiqamahlah berada di atasnya! Sebab kita tidak mungkin untuk membuat semua orang ridha kepada kita".


Jadi, menurut Beliau, kita tidak akan mungkin membuat semua orang suka dengan kita. Maka, lebih baik kita fokus memperbaiki diri.


🌻🌻🌻


Ya, memang demikian kenyataannya. Membuat semua orang suka dengan kita adalah suatu hal yang mustahil. Jangankan kita yang banyak kurangnya, para Nabi dan Rasul saja tetap ada yang membenci. Padahal mereka dalah manusia terbaik di muka bumi ini.


Oleh karena itu, jangan kita gantungkan kebahagiaan di mulut orang2. Lebih baik, kita fokus memperbaiki diri. Kita fokus mencari ridha Allah saja. Terserah nanti orang mau bilang apa. 


Sebab, kalau orang sudah benci, apapun yang kita lakukan, sebaik apapun itu, tetap saja dianggap salah olehnya. Tapi sebaliknya, kalau orang sudah cinta, kesalahan kita pun akan dicari2 cara untuk bisa dibela. 


Begitulah manusia! 


Maka, benarlah perkataan Imam Syafi'i rahimahullah dalam sebuah syairnya:

Sabtu, 25 April 2026

CATATAN DZULQA'DAH (8): BELAJAR DARI ANAK KECIL (3)

 


✍️ CATATAN DZULQA'DAH (8)


📒BELAJAR DARI ANAK KECIL (3)


Selanjutnya, sifat dan prilaku anak kecil yang layak untuk ditiru oleh orang dewasa adalah:


3️⃣ PANTANG MENYERAH


Ya, anak kecil itu pantang menyerah. Coba lihat bagaimana mereka belajar berjalan. Apakah bisa sekali berdiri langsung lancar berjalan?


Ternyata tidak!


Butuh proses. Ketika jatuh, mereka bangun lagi. Jatuh lagi, bangun lagi. Berkali2. Berhari2. 


Namun, mereka tidak menyerah. Hingga akhirnya, mereka pun bisa berjalan dengan lancar.


Naah..

Kamis, 23 April 2026

CATATAN DZULQA'DAH (7): BELAJAR DARI ANAK KECIL (2)

 


✍️ CATATAN DZULQA'DAH (7)


📒BELAJAR DARI ANAK KECIL (2)


Selanjutnya, sifat dan prilaku anak kecil yang layak untuk ditiru oleh orang dewasa adalah:


2️⃣ MUDAH MEMAAFKAN

Ya, anak kecil itu mudah memaafkan. Mereka tidak menyimpan dendam.


Kalau kita perhatikan, anak-anak kecil itu biasa bertengkar.  Namun tidak lama kemudian, mereka sudah baikan lagi. Mereka sudah berdamai lagi. Mereka sudah ketawa2 lagi. Seolah tidak pernah terjadi konflik. 


Tapi, coba kita lihat sebagian orang dewasa. Ketika mereka bertengkar, terkadang marahnya bisa berbulan2. Bahkan bisa bertahun2. Ada juga yang seumur hidup masih menyimpan dendam.


Padahal, Allah Subhanahu wa Ta'ala menyuruh kita untuk mudah memaafkan. 


Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

Selasa, 21 April 2026

CATATAN DZULQA'DAH 6: BELAJAR DARI ANAK KECIL (1)

 


✍️ CATATAN DZULQA'DAH (6)


📒BELAJAR DARI ANAK KECIL (1)


Ada beberapa sifat dan prilaku anak kecil yang seandainya ditiru oleh orang dewasa, insya Allah, mereka akan menjadi orang yang bahagia. Bahkan, mereka akan menjadi orang2 yang dicintai Allah Subhanahu wa Ta'ala.


Berikut ini diantaranya:


1️⃣TIDAK GALAU DENGAN REZEKI

Ya, anak kecil tidak galau dengan urusan rezeki. Mereka tidak mengkhawatirkan makanan esok hari. Mereka yakin sepenuhnya bahwa orang tuanya akan memberinya makanan.


Naah...

CATATAN DZULQA'DAH 5: MENYAMBUT HARI

 


✍️ CATATAN DZULQA'DAH (5)


☀️MENYAMBUT HARI


Kalau kita renungkan, ada pelajaran berharga yang bisa kita ambil dari doa bangun tidur. 


Mari kita simak doanya:


🌻اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ


“Seluruh pujian milik Allah, Yang telah membangunkan kita kembali setelah menidurkan kita dan kepada-Nyalah kita akan dibangkitkan.” (HR. Al-Bukhari)


Paling tidak, ada tiga pelajaran penting yang bisa bisa ambil:

Senin, 20 April 2026

CATATAN DZULQA'DAH 4: MENCEKAM!

 


✍️ CATATAN DZULQA'DAH (4) 


MENCEKAM😱


Beberapa kali saya mendapat cerita tentang orang2 yang diuji dengan isi omongannya. Termasuk  juga  yang diuji dengan isi tulisannya. 


Pernah ada seorang ustadz cerita. Katanya, suatu hari dia ceramah tentang kesabaran. Dia menasihati orang untuk sabar saat ditimpa musibah. Tapi tidak lama kemudian, si ustadz ini malah dapat musibah. Motornya malah kemalingan. 


Pernah juga saya dapat cerita suami istri yang menulis buku tentang keluarga. Lewat bukunya, mereka memberi tips agar keluarga bisa harmonis. 


Tapi, apa yang terjadi kemudian? 


Mereka berdua malah bercerai. 


Jadi memang benar kata orang. Kita harus siap diuji dengan apa yang kita nasihatkan ke orang lain. 


🌻🌻🌻


Kemarin, saya mendapatkan ujian terkait apa yang pernah saya sampaikan kepada orang2.


Cerita lengkapnya  begini..