✍️ CATATAN RAMADHAN (10)
๐ SEBELUM DIA PERGI
Ada yang menarik pada ayat tentang puasa. Yaitu, ayat yang menunjukan jumlah hari berpuasa.
Pada surat al-Baqarah ayat 183, Allah Subhanahu wa Ta'ala berbicara tentang kewajiban berpuasa di bulan Ramadhan.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
َٰูุٓฃََُّููุง ูฑَّูุฐَِูู ุกَุงู
َُููุง۟ ُูุชِุจَ ุนََُْูููู
ُ ูฑูุตَِّูุงู
ُ َูู
َุง ُูุชِุจَ ุนََูู ูฑَّูุฐَِูู ู
ِู َูุจُِْููู
ْ َูุนََُّููู
ْ ุชَุชََُّููู
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS. Al-Baqarah [2]: 183)
Kemudian, Allah Subhanahu wa Ta'ala melanjutkan firman-Nya:
ุฃََّูุงู
ًุง ู
َّุนْุฏُูุฏَٰุชٍ
"(Yaitu) dalam hari2 tertentu...".
Sebagaimana sudah kita ketahui bahwa hari2 berpuasa di bulan Ramadhan itu sekitar 29/30 hari.
Tapi yang menarik di sini, Allah Subhanahu wa Ta'ala menggunakan lafazh jamak qillah (bilangan 3-10).
Apa itu jamak qillah?