✍️ CATATAN DZULQA'DAH (1)
📒BERAWAL DARI KEMAUAN
Ada sebuah peribahasa yang mungkin kita semua pernah mendengarnya. Bunyinya begini..
"DI MANA ADA KEMAUAN, DI SITU ADA JALAN"
Peribahasa ini mengajarkan kita untuk memiliki niat, keinginan kuat, dan tekad untuk mencapai sesuatu. Insya Allah, dengan begitu, kita akan menemukan cara atau jalan untuk mewujudkannya, meskipun terdapat kesulitan atau hambatan.
Jadi intinya, kemauan itu penting untuk bekal awal meraih sesuatu yang kita inginkan.
Peribahasa ini sejalan dengan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
وَٱلَّذِينَ جَٰهَدُوا۟ فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَمَعَ ٱلْمُحْسِنِينَ
"Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik." (QS. Al-Ankabut: 69)
🌻🌻🌻
Peribahasa ini bisa kita jadikan motivasi untuk meraih hal2 besar dalam hidup ini. Misalnya saja motivasi untuk menunaikan ibadah umroh.
Meskipun saat ini kita belum punya uang banyak, maka kita bisa mulai dari menghadirkan KEMAUAN KUAT di dalam diri kita. Insya Allah, kemauan kuat itu akan mendorong kita untuk melakukan berbagai upaya agar bisa berangkat umroh.
Misalnya saja, kita akan terdorong untuk:
💦Menabung sedikit demi sedikit.
💦Belajar tata cara umroh lewat berbagai media (buku, video, dll)
💦Olah raga rutin setiap pekan untuk mempersiapkan fisik
💦Bikin paspor
💦Membeli perlengkapan umroh sesuai kemampuan
💦Bergaul dengan orang2 yang sudah pernah umroh
💦Dll.
Bisa jadi, meskipun uang kita belum cukup untuk bisa berangkat umroh, tapi karena Allah Subhanahu wa Ta'ala melihat kemauan kuat kita serta kesungguhan dan keseriusan kita, maka Allah Subhanahu wa Ta'ala datangkan rezeki dari arah yang tidak disangka2.
Banyak cerita tentang orang2 yang tiba2 bisa berangkat umroh, padahal belum punya uang yang cukup untuk berangkat. Tiba2 saja ada yang mengajaknya umroh.
Seperti saudara saya yang tiba2 saja disuruh bikin paspor oleh orang kaya di kampungnya. Ternyata dia dan istrinya mau diberangkatkan umroh. Gratis. Dikasih uang juga.
Kawan saya juga ada yang tiba2 ditawarin umroh oleh pamannya. Padahal dia belum cukup uang untuk bisa berangkat umroh.
Pernah juga saya lihat ada karyawan sebuah warung makan yang mendapatkan hadiah umroh dari bosnya.
Dan, ada juga cerita tentang seorang murid yang memberangkatkan umroh para gurunya.
🌻🌻🌻
Intinya, untuk bisa umroh, tidak harus kita punya banyak uang dulu. Yang lebih penting kita punya kemauan kuat dulu.
Sebab terkadang, ada orang yang punya banyak uang, tapi karena dia tidak punya kemauan, maka dia tidak juga mau berangkat umroh.
Tapi, ada orang yang tidak punya uang banyak, karena kemauannya kuat, akhirnya Allah Subhanahu wa Ta'ala berikan kemampuan lewat perantaraan orang lain.
🌻🌻🌻
Selain untuk bekal umroh, peribahasa ini bisa juga kita jadikan motivasi untuk melakukan hal2 besar lainnya.
Misalnya saja: berangkat haji, menghafal al-Qur'an, menguasai bahasa Arab, membangun masjid, membangun pesantren, membuat perusahaan besar, dll.
SEMANGAT MENCOBA✊
Semoga kita semua dimudahkan untuk meraih keridhaan Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Amiin.
Wallahu a'lam.
✍️ Bekasi, malam Ahad 1 Dzulqa'dah 1447H/18 April 2026
@MuhammadMujianto

Tidak ada komentar:
Posting Komentar