✍️ CATATAN SYAWWAL (25)
🕌 TEMPAT MENCARI KETENANGAN
Masjid adalah tempat terbaik di atas muka bumi ini. Di dalamnya, orang2 melakukan banyak variasi ibadah.
Dengan memakmurkan masjid, kita akan mendapatkan kebaikan yang sangat banyak.
Oleh karena itu, kalau kita sedang punya masalah (keluarga, ekonomi, dll.), hendaknya kita pergi ke masjid. Kita semakin mendekat ke masjid. Bukan malah menjauh dari masjid.
Kita cari ketenangan di dalamnya. Di dalam masjid, kita minta solusi dari permasalah hidup yang sedang kita hadapi kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Insya Allah, jalan keluar akan kita dapatkan.
🌻🌻🌻
Ada banyak kisah yang pernah saya dengar tentang orang2 yang pergi ke masjid untuk mencari solusi, kemudian solusi itu datang. Allah Subhanahu wa Ta'ala bantu mereka untuk menyelesaikan masalahnya.
Berikut ini diantaranya...
Saya ceritakan secara bebas sebatas yang saya ingat..
Semoga bisa diambil pelajaran..
🌻🌻🌻
💧KISAH GALAU DAN LILITAN HUTANG
Dalam sebuah hadits, dikisahkan ada seorang Sahabat Nabi yang duduk di masjid pada bukan waktu shalat. Saat ditanya oleh Nabi, dia menjawab bahwa dirinya sedang gelisah dan terlilit hutang. Sehingga dia terdorong untuk pergi ke masjid.
Lalu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam mengajarkan sebuah doa untuk dibaca di pagi dan sore hari:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ، وَقَهْرِ الرِّجَالِ
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegalauan dan kesedihan, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kekikiran, aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan tekanan orang-orang." (HR. Abu Dawud)
Alhamdulillah, setelah mempraktikan doa ini, Sahabat ini terbebas dari kegalauan dan juga lilitan hutang.
🌻🌻🌻
💧KISAH ISTRI YANG SAKIT
Ada seorang suami yang diuji dengan istri yang sakit. Beberapa rumah sakit sudah dicoba, namun tidak ada satupun yang bisa memberikan solusi. Akhirnya, sang istri dirujuk ke rumah sakit luar kota.
Di rumah sakit besar di luar kota, sang istri mendapatkan perlakuan khusus. Dia diberi obat berupa suntikan yang sekali suntik biayanya sangat mahal. Dan suntikan harus dilakukan beberapa kali dalam sehari.
Tentu saja, biaya yang harus dibayarkan sangat besar.
Sebelum dilakukan penyuntikan, dokter minta izin ke sang suami.
Sebelum memberi jawaban, sang suami izin pergi ke musholla untuk berdoa. Dia juga berusaha melakukan muhasabah.
"Apa dosa saya ya... " tanya dia kepada dirinya sendiri.
Kemudian, terbersit di benaknya bahwa dulu dia pernah mencuri uang ibunya. Dan dia belum minta maaf sampai sekarang.
Akhirnya, diapun segera menelpon ibunya untuk minta maaf. Sang ibu pun memaafkannya.
Ajaibnya, setelah itu, istrinya tidak jadi diberi suntikan yang mahal. Cukup obat biasa.
Alhamdulillah, tidak lama kemudian, istrinya pun sembuh.
🌻🌻🌻
💧KISAH BUTUH UANG
Suatu hari, ada seorang guru ngaji yang sedang butuh uang untuk anak dan istrinya. Awalnya, dia berharap dapat uang dari sebuah keluarga tempat dia mengajar ngaji privat. Waktu itu memang jadwalnya dia dapat bayaran.
Tapi di luar dugaan, keluarga tempat si guru ngaji ini ngajar menunda pembayaran.
Diapun sangat sedih hingga meneteskan air mata.
Setelah itu, singkat cerita, dia pun pergi ke masjid. Dia minta kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar diberi uang untuk kebutuhan dia hari itu.
Tidak lama kemudian, ada pesan masuk ke HPnya. Ada orang yang rumahnya tidak jauh dari masjid ingin membeli beberapa produk yang dia jual. Jumlahnya sesuai dengan yang dia butuhkan hari itu.
Jadi, si guru ngaji ini, selain ngajar ngaji, dia juga jualan beberapa produk kebutuhan rumah tangga yang dia bawa di tasnya.
🌻🌻🌻
💧KISAH PERTENGKARAN RUMAH TANGGA
Suatu hari, ada suami istri bertengkar hebat. Hingga sampai2 sang istri berkeinginan untuk pulang ke rumah orang tuanya.
Sang suami pun keluar rumah meninggalkan istrinya. Waktu itu bertepatan dengan waktu shalat.
Karena sebentar lagi masuk waktu shalat, sang suami pun memutuskan untuk pergi ke masjid dekat rumah.
Selesai shalat, dia tidak langsung pulang. Dia berdoa dan perbanyak istighfar. Cukup lama.
Setelah itu, dia pulang ke rumahnya.
Saat sampai di rumah, istrinya masih ada. Istrinya malah minta maaf. Istrinya merasa tiba2 saja hatinya mulai tenang beberapa saat lalu.
Sang suami ingat bahwa waktu itu adalah waktu ketika dia sedang memperbanyak istighfar di masjid.
Sungguh benarlah sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam:
مَنْ أَكْثرَ الْاِسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجا، وَمِنْ كُلِّ ضِيْقٍ مَخْرَجا وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْث لاَ يَحْتَسِبُ
“Barang siapa memperbanyak istighfar (mohon ampun kepada Allah) niscaya Allah akan menjadikan kelapangan untuk setiap kesedihannya, dan jalan keluar untuk setiap kesempitannya, dan juga Allah akan memberinya rezeki (yang halal) dari arah yang tidak disangka-sangka." (HR. Ahmad, dll.)
🌻🌻🌻
Demikianlah beberapa cerita yang berkaitan dengan keberkahan bagi orang yang datang ke masjid untuk bersimpuh di hadapan Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Solusi datang dari arah yang tidak disangka2.
Oleh karena itu, kalau kita sedang ada masalah dalam hidup ini, apapun masalahnya, hendaknya kita pergi masjid.
Kita shalat di sana, kemudian kita perbanyak zikir dan doa.
🌻🌻🌻
Kita juga bisa menghadiri majelis ilmu yang ada di masjid. Sebab, majelis ilmu bisa mendatangkan ketenangan hati.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda.
وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ وَمَنْ بَطَّأَ بِهِ عَمَلُهُ لَمْ يُسْرِعْ بِهِ نَسَبُهُ
"Tidaklah suatu kaum berkumpul di satu rumah Allah, mereka membacakan kitabullah dan mempelajarinya, kecuali turun kepada mereka ketenangan, dan rahmat menyelimuti mereka, para malaikat mengelilingi mereka dan Allah memuji mereka di hadapan makhluk yang ada di dekatnya. Barang siapa yang kurang amalannya, maka nasabnya tidak mengangkatnya." (HR. Muslim)
Demikian.
Wallahu a'lam.
✍️Bogor, Rabu waktu Dhuha 19 Syawwal 1447H/8 April 2026
@MuhammadMujianto

Tidak ada komentar:
Posting Komentar