✍️ CATATAN SYAWWAL (21)
💦DUA WAKTU ISTIMEWA
Dalam sehari, ada dua waktu istimewa yang bisa kita manfaatkan untuk mendapatkan pahala yang besar.
Dua waktu itu adalah:
💦ANTARA MAGHRIB DAN ISYA
Rasululullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda:
من كانَ في المسجدِ ينتظرُ الصَّلاةَ، فَهوَ في الصَّلاةِ
"Barang siapa yang berada di masjid menunggu waktu shalat, maka dia dianggap sedang shalat". (HR. An-Nasai)
Jadi, dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang sedang shalat.
Dalam hadits yang lain:
المَلائِكةُ تُصَلِّي على أحَدِكُم ما دامَ في مُصَلَّاه، ما لم يُحدِثْ: اللهُمَّ اغفِرْ له، اللهُمَّ ارحَمْه، لا يَزالُ أحَدُكُم في صَلاةٍ ما دامَتِ الصَّلاةُ تَحبِسُه، لا يَمنَعُه أن يَنقَلِبَ إلى أهلِه إلَّا الصَّلاةُ
"Malaikat akan mendoakan salah seorang di antara kalian selama dia berada di tempat shalatnya, selagi dia belum berhadats: "Ya Allah, ampunilah dia, Ya Allah, rahmatilah dia." Salah seorang di antara kalian dianggap sedang shalat selama shalat menahannya, tidak ada yang menahannya kembali kepada keluarganya kecuali shalat." (HR. Al-Bukhari)
Hadits ini menunjukan keutamaan duduk di tempat shalat dalam keadaan suci dan berniat untuk menunggu waktu shalat berikutnya.
Saat menunggu waktu shalat (misalnya, antara Magrib dan Isya), kita bisa melakukan amal2 ibadah, seperti:
✨Membaca al-Qur'an
✨Berzikir dan berdoa
✨Mendengarkan kajian
✨Shalat sunnah
✨I'tikaf
✨Dll.
🌻🌻🌻
💦SETELAH SHALAT SUBUH
Rasulullah shallallahu alaihi wa Sallam bersabda:
مَن صلى الفجرَ في جماعةٍ، ثم قَعَد يَذْكُرُ اللهَ حتى تَطْلُعَ الشمسُ، ثم صلى ركعتينِ، كانت له كأجرِ حَجَّةٍ وعُمْرَةٍ تامَّةٍ، تامَّةٍ، تامَّةٍ
“Siapa yang shalat Shubuh secara berjamaah, kemudian duduk berzikir kepada Allah hingga matahari terbit, kemudian dia shalat dua rakaat, maka baginya pahala bagaikan pahala haji dan umrah yang sempurna, sempurna, sempurna” (HR. At-Tirmidzi)
Jadi, kalau kita tidak ada kegiatan lain, setelah shalat Subuh berjamaah di masjid, kita bisa tetap di masjid hingga matahari terbit dan meninggi seukuran tombak (sekitar 15 menit setelah matahari terbit).
Adapun amalan ibadah yang bisa kita lakukan adalah:
✨Zikir pagi dan doa.
✨Membaca al-Qur'an.
✨Mendengarkan kajian
✨I'tikaf
✨Dll.
Setelah matahari terbit dan meninggi seukuran tombak (sekitar 15 menit setelah matahari terbit), maka kita mengerjalan shalat dua raka'at (shalat syuruq).
Setelah itu, kita bisa melakukan aktivitas rutin harian.
Orang yang melakukan hal ini dijanjikan pahala seperti pahala haji dan umroh yang dilakukan dengan sempurna.
🌻🌻🌻
Semoga kita diberi kemampuan dan kemudahan untuk memanfaatkan waktu dengan baik untuk bekal perjalanan menuju Surga.
Amiin.
Wallahu a'lam.
✍️Bogor, Malam Senin 17 Syawwal 1447H/5 April 2026
@MuhammadMujianto

Tidak ada komentar:
Posting Komentar