Selasa, 31 Maret 2026

CATATAN SYAWWAL 13: BEKAL KEHIDUPAN

 



✍️ CATATAN SYAWWAL (13)


💦BEKAL KEHIDUPAN


Beberapa hari lalu, istri saya dapat pesan lewat WA dari nomer tidak dikenal. Intinya, si pengirim pesan sedang butuh kerjaan. Dia sedang mencari info kerjaan.


Setelah ditanya2, ternyata si pengirim pesan adalah seorang wanita yang dulunya punya toko di pasar. Dulu, istri saya beberapa kali belanja di tokonya.


Sekarang kondisi ekonominya sudah berubah. Dia sudah tidak jualan lagi. Modalnya habis katanya. Dan dia juga sudah pisah dengan suaminya. Jadi, sekarang dia yang harus mencari uang untuk menghidupi diri dan anak2nya. 


🌻🌻🌻


Mendengar cerita ini, saya jadi teringat dua hal. PERTAMA, ayat al-Qur'an yang berbunyi:


وَتِلْكَ ٱلْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ ٱلنَّاسِ


"Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran)..". (QS. Ali Imran: 140)


Orang bilang, hidup ini seperti roda pedati. Kadang ada yang di atas, kadang ada yang di bawah. Selalu berubah. Tidak tetap pada satu keadaan. 


Ada orang yang dulunya kaya raya, sekarang jatuh miskin. Ada yang dulunya sering minjamin uang ke orang, sekarang dia yang harus mencari pinjaman untuk dirinya. Dst... Dst... 


Oleh karena itu, dalam menjalani hidup, hendaknya kita membekali diri dengan dua hal berikut:


1️⃣ BERSYUKUR

2️⃣ BERSABAR


Ketika posisi kita sedang di atas, hendaknya kita banyak2 bersyukur. Kita gunakan nikmat yang kita dapat untuk sarana meningkatkan kualitas ibadah kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. 


Kita gunakan juga nikmat yang ada pada kita untuk membantu sesama. 


JANGAN LUPA DIRI❗

Jangan mentang2 kita sedang kaya, apa saja mau dibeli, apa saja mau dicoba, apa saja mau dimakan.


Kendalikan hawa nafsu kita!


Jangan gunakan harta yang kita punya untuk foya2. Kelola keuangan dengan baik. Jaga juga kesehatan.


Jangan sampai nanti, kekayaan kita malah membuahkan malapetaka untuk diri dan keluarga.


Kadang ada sebagian orang, ketika kaya, apa saja mau dimakan. Dia tidak memikirkan kesehatannya. Akhirnya, dia kena penyakit berbahaya.  Uangnya pun kemudian habis untuk mengobati penyakit yang timbul karena pola makan yang berantakan.


Kemudian..


Hendaknya kita bersabar saat menerima ujian. 

Kita harus yakin, pasti ada pelajaran berharga di balik ujian yang menimpa kita. Kita harus optimis juga bahwa ujian ini tidak akan berlangsung selamanya. Badai pasti berlalu.


Yang penting sekarang kita baik sangka saja kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. 


Ini yang pertama... 


🌻🌻🌻


Kemudian, yang KEDUA, saya teringat dengan hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam:


اُنْظُرُوْا إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلاَ تَنْظُرُوْا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَإِنَّهُ أَجْدَرُ أَنْ لاَ تَزْدَرُوْا نِعْمَةَ اللهِ عَلَيْكُمْ.


"Lihatlah orang yang berada di bawahmu (dalam kenikmatan dunia) dan jangan melihat orang yang berada di atasmu, karena yang demikian itu lebih layak, agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah yang telah diberikan kepada kalian." (HR. Al-Bukhari dan Muslim).


Saat mendengar cerita istri, rasa syukur saya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala semakin bertambah. 


Alhamdulillah, saat ini, kondisi keluarga saya baik2 saja.  Hubungan saya dan istri masih baik2 saja.


Saya pun masih diberi rezeki untuk diri dan keluarga. Meskipun pas2an, namun masih bisa digunakan untuk bekal beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Ada juga alokasi untuk berbagi, meskipun tidak banyak.


Alhamdulillah..


🌻🌻🌻


Jadi, kalau hari ini kita merasa hidup kita susah, sedang tidak baik2 saja, maka hendaknya kita bersabar. 


Insya Allah, suatu saat kesenangan akan datang. Yang penting kita mau terus berusaha sebaik mungkin untuk memperbaiki hidup dan kita tawakal kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.


Kita lihat juga orang2 yang jauh lebih susah hidupnya dari kita. Supaya, di dalam menjalani ujian hidup, kita masih bisa juga bersyukur.


Semoga dengan begitu, kenikmatan akan tetap membersamai kita, bahkan terus ditambah oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.


Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:


وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ


"Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (QS. Ibrahim: 7)


🌻🌻🌻


BERSIAPLAH❗

Ada nasihat indah dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam:


اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ: شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَفَرَاغَكَ قَبْلَ شغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ


“Manfaatkanlah lima perkara sebelum datang lima perkara:


1️⃣ Masa mudamu sebelum datang masa tuamu,


2️⃣ Masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu,


3️⃣ Masa kayamu sebelum datang masa miskinmu,


4️⃣ Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu,


5️⃣ Masa hidupmu sebelum datang kematianmu.”


(HR. Al Hakim)


Intinya... 


Apapun keadaan hidup yang kita jalani hari ini (susah/senang), hendaknya kita gunakan untuk menggapai Ridha Allah Subhanahu wa Ta'ala. Jangan gunakan untuk melakukan hal2 yang justru bisa mendatangnya kemurkaan-Nya.


Wallahu a'lam. 



✍️ Bogor, Selasa siang 11 Syawwal 1447H/31 Maret 2026

@MuhammadMujianto


Baca tulisan lainnya di sini: http://kitabfahimna.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar