Kamis, 12 Maret 2026

CATATAN RAMADHAN 25: JANGAN JADI SAUDARA SETAN

 


✍️ CATATAN RAMADHAN (25)


JANGAN JADI SAUDARA SETAN❗


Dengan berpuasa, kita akan semakin sadar bahwa makanan adalah nikmat besar bagi kita. Tanpa makanan, kita akan kelaparan dan tidak bisa menjalani kehidupan dengan baik. 


Oleh karena itu, kita harus mensyukurinya! 


Diantaranya cara mensyukuri nikmat makanan adalah:


💦Dengan memanfaatkan makanan untuk membantu ibadah. Kita niatkan makan dan minum agar kuat melaksanakan ibadah sehari2. 


💦Kemudian, kita berusaha agar makanan yang kita punya bisa termanfaatkan dengan baik. Jangan sampai ada makanan yang terbuang percuma. Kita harus punya perhitungan, kapan akan kita habiskan makanan yang kita punya.


🌻🌻🌻


JANGAN JADI MUBAZIR❗

Mubazir adalah orang mengeluarkan atau menggunakan harta untuk hal2 yang tidak bermanfaat, sia2 atau maksiat. Misalnya: membuang makanan, boros listrik dan air, foya2, dll. 


Dalam al-Qur'an, mubazir disebut sebagai saudaranya setan. 


Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:


إِنَّ ٱلْمُبَذِّرِينَ كَانُوٓا۟ إِخْوَٰنَ ٱلشَّيَٰطِينِ ۖ وَكَانَ ٱلشَّيْطَٰنُ لِرَبِّهِۦ كَفُورًا


"Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya." (QS. Al-Isra: 27)


Dalam Tafsir Al-Wajiz, Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili (pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah) mengatakan: "Sesungguhnya orang-orang yang boros adalah pasangan (saudara) setan karena pemborosan itu termasuk godaan setan. Dan setan itu sangat kufur atas nikmat-nikmat Tuhannya." 


Jadi, perbuatan boros termasuk bentuk kufur nikmat. Padahal, kita justru disuruh untuk mensyukuri nikmat. Bukan malah kufur nikmat. 


Kalau kita bersyukur, nikmat akan terus ditambah. Namun, kalau kufur, azab akan datang. 


Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:


وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ


"Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (QS. Ibrahim: 7)


🌻🌻🌻


HARUS PERHATIAN❗

Agar kita tidak menjadi mubazir, maka kita harus punya perhatian terhadap makanan yang kita beli. Ketika membeli makanan, kita harus punya rencana untuk bisa menghabiskannya. 


Kemudian, sebisa mungkin, kita tidak membeli makanan baru kalau makanan sebelumnya belum habis. Kecuali makanan yang kita beli bisa awet dalam waktu lama. 


🌻🌻🌻


PERIKSA KULKAS☝️

Secara rutin, coba periksa kulkas kita. Periksa juga lemari tempat menyimpan makanan. 


Jangan sampai, tanpa kita sadari, ada makanan basi atau membusuk. Sebab, kelak kita akan dimintai pertanggung jawaban di hadapan Allah terkait nikmat makanan ini. 


ثُمَّ لَتُسْـَٔلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ ٱلنَّعِيمِ


"Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu (hari kiamat) tentang kenikmatan". (QS. At-Takatsur: 8)


Kalau memang kita masih punya banyak makanan dan kita tidak sanggup menghabiskannya sendiri, dan makanan itu berpotensi cepat basi, maka alangkah baiknya kita kasihkan ke  orang lain. Dengan begitu, kita dapat dua manfaat sekaligus:


💦Pahala sedekah 

💦Terhindar dari dosa boros


🌻🌻🌻


❗RENUNGAN❗

Coba kita lihat saudara2 kita di negara2 yang sedang krisis ekonomi. Lihat di Palestina dan Sudan. Mereka banyak yang kelaparan. 


Lalu, pantaskah kita menyia2kan makanan yang kita punya❓❗


Di mana rasa empati kita❓


🌻🌻🌻


JANGAN DIBUANG SEMBARANGAN❗

Terakhir, kalau kita memang benar2 lupa punya makanan hingga akhirnya busuk, maka jangan dibuang sembarangan ke tempat sampah. Sebisa mungkin kita manfaatkan. Misalnya, untuk pupuk tanaman. Atau, untuk makanan ikan2 kecil di got. 


Setelah itu, kita mohon ampun kepada Allah dan bertekad untuk tidak mengulanginya di kemudian hari. 


🌻🌻🌻


Mungkin bagi sebagian orang ini adalah perkara kecil dan remeh. Tapi bisa jadi, di mata Allah, ini perkara besar yang kelak bisa menjadi masalah besar di akhirat. 


وَتَحْسَبُونَهُۥ هَيِّنًا وَهُوَ عِندَ ٱللَّهِ عَظِيمٌ


"..dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar." (QS. An-Nur: 15)


Semoga kita semua terhidar dari perbuatan boros. 


Amiin. 


Wallahu a'lam. 


✍️Perumahan Bukit Asri Ciomas Bogor, Kamis pagi 22 Ramadhan 1447H/12 Maret 2026

@MuhammadMujianto


Baca tulisan lainnya di: http://kitabfahimna.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar