✍️ CATATAN RAMADHAN (40-SELESAI)
💦MINAL AIDIN WAL FAIZIN
Di Indonesia, kalimat ini sudah biasa diucapkan di momen Idul Fithri. Di mana2 kita dengar orang mengucapkannya.
"MINAL AIDIN WAL FAIZIN"
Biasanya diiringi dengan ucapan:
"Mohon maaf lahir dan batin".
Sekarang, kita coba kaji makna yang terkandung di dalamnya...
🌻TERJEMAH PERKATA
Tulisan bahasa Arabnya adalah sebagai berikut:
🌸مِنَ العَائِدِينَ وَالفَائِزِينَ
Yang arti perkatanya adalah sebagai berikut:
🌸مِن
Min: Dari/Termasuk
🌸الْعَائِدِيْنَ
Al-'Aidin: Orang2 yang kembali
🌸وَ
Wa: Dan
🌸الْفَائِزِيْنَ
Al-Faizin: Orang2 yang menang/sukses/beruntung
Sebenarnya, kalau dari tinjauan kaidah bahasa Arab (Ilmu Nahwu), kalimat ini belum sempurna. Namun, maksudnya sudah bisa dipahami. Ada kalimat lain yang tidak disebutkan.
Bentuk kalimat lengkapnya:
🌸جَعَلَنَا اللّٰهُ مِنَ العَائِدِينَ وَالفَائِزِينَ
Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala menjadikan kita termasuk orang2 yang kembali dan orang2 yang menang.
Apa maksudnya❓
🌻ORANG YANG KEMBALI
Maksudnya adalah orang yang kembali suci (tidak punya dosa). Sering dimisalkan dengan anak bayi yang baru lahir yang masih belum punya dosa.
Sebab, orang2 yang menghidupkan siang hari bulan Ramdhan dengan puasa dan malamnya dengan shalat dan berbagai macam amal ibadah lainnya (dengan iman dan berharap pahala), maka dosa2nya yang telah lalu akan diampuni.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Al Bukhari dan Muslim).
Kemudian, pengampunan dosa juga diberikan kepada orang yang melakukan qiyamul lail di bulan Ramadhan.
Rasulullah Shallahu 'alaihi wa Sallam bersabda:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Kemudian, orang yang menghidupkan malam lailatul qadar dengan ibadah diberikan pengampunan dosa juga.
Rasulullah Shallallahu 'aliahi wa Sallam bersabda:
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa melakukan qiyamul lail pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
🌹🌹🌹
🌻ORANG YANG MENANG
Maksudnya adalah orang yang menang melawan hawa nafsu di bulan Ramadhan. Dia bisa menahan dirinya dari hal2 yang membatalkan puasa dan juga hal2 yang mengurangi pahala puasa
Dengan begitu, mereka akan mendapatkan pahala melimpah tanpa batas. Kemudian di akhirat nanti, mereka akan dijauhkan dari Neraka dan akan dimasukan ke dalam Surga.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
فَمَن زُحْزِحَ عَنِ ٱلنَّارِ وَأُدْخِلَ ٱلْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ
"Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah SUKSES". (QS. Ali Imran: 185)
🌹🌹🌹
🌻BAGAIMANA MEMBALASNYA❓
Kita bisa membalas ucapan ini dengan ucapan yang sama. Atau, bisa juga dengan ucapan yang lain semisal:
🌸تَقَبَّلَ اللّٰهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ
TAQABBALALLAH MINNAA WA MINKUM
Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala menerima amal ibadah kami dan kalian.
🌸🌸🌸
Ucapan2 semisal ini termasuk adat kebiasaan. Selama tidak terdapat pelanggaraan syariat, maka boleh2 saja dilakukan. Tidak terlarang.
🌸🌸🌸
🌻TERAKHIR...
Kita berdoa...
💐Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala menerima semua amal ibadah kita di bulan Ramadhan.
💐Semoga kita mendapatkan kesuksesan hidup di dunia dan akhirat.
💐Semoga kita bisa dipertemukan dengan bulan Ramadhan berikutnya dalam keadaan sehat, sejahtera, dan ilmu dan iman yang meningkat.
💐Semoga hari2 kita setelah ini jauh lebih baik dan berkualitas di mata Allah Subhanahu wa Ta'ala.
MINAL AIDIN WAL FAIZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
TAQABBALALLAH MINNA WA MINKUM
Amin ya Rabbal 'alamin💐
Wallahu a'lam.
✍️Masjid At-Tawwab Tangerang Banten, Jumat siang 30 Ramadhan 1447H/20 Maret 2026
@MuhammadMujianto
Baca tulisan sebelumnya di: http://kitabfahimna.blogspot.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar