Senin, 21 Juli 2025

BERJUANG MELAWAN DIABETES (2)


 ✍️ Catatan Akhir Pekan


✊BERJUANG MELAWAN DIABETES (2)


Baca cerita sebelumnya di sini:


https://kitabfahimna.blogspot.com/2025/07/berjuang-melawan-diabetes.html?m=1


*****


💦 SALAH SENDIRI

Saya akui, penyakit diabetes yang saya derita disebabkan oleh kesalahan saya sendiri. Pola makan saya berantakan.


Sebelum tahu gula darah saya tinggi, saya punya beberapa kebiasaan  buruk:

Minggu, 20 Juli 2025

BERJUANG MELAWAN DIABETES

 


✍️ Catatan Akhir Pekan


✊BERJUANG MELAWAN DIABETES (1)


Sebelum lupa, saya ingin sedikit bercerita. Ceritanya tentang pengalaman saya berjuang menurunkan kadar gula darah yang tinggi. Semoga bisa diambil pelajarannya.


Begini ceritanya..

Sabtu, 19 Juli 2025

SEBELUM TAKE ACTION

 

✍️ Catatan Akhir Pekan

📒SEBELUM TAKE ACTION

Dulu, waktu masih kuliah, saat lewat di depan kantor sekretariat BEM Fakultas biasanya saya akan menyempatkan diri membaca koran yang ada di mading (majalah dinding). Harian Umum Republika nama korannya. 

Suatu hari, mata saya tertuju pada sebuah nama di Kolom Hikmah yang terletak di kanan bawah (atau kiri bawah saya lupa). Nama yang tidak asing bagi saya. Nama kakak kelas saya satu fakultas. 

Dia biasa main ke kosan tempat saya tinggal. Sebab, di situ banyak teman sekelasnya tinggal juga. 

Setelah saya pastikan bahwa memang dia si penulis di Kolom Hikmah itu, saya pun tertarik bertanya. 

"Gimana sih caranya nulis di koran?"

Minggu, 13 Juli 2025

SELALU ADA JALAN KELUAR

 


✍️ Catatan Akhir Pekan


📒 SELALU ADA JALAN KELUAR


Saya sangat yakin, jika kita mau terus berusaha mencari, tidak mudah menyerah, solusi dan jalan keluar akan kita dapatkan. Sesulit apapun permasalahan hidup yang sedang kita hadapi.


Ada sebuah cerita menarik. Cerita nyata. Kurang lebih ceritanya begini..

Sabtu, 05 Juli 2025

MASJID 3S

 


🕌 MASJID 3S


Kejadian ini sudah lama. Sekitar 15 tahun lalu (tahun 2010-an). Namun, karena begitu berkesan di hati, saya masih mengingatnya sampai sekarang.


Ceritanya waktu itu, saya dan dua orang kawan sedang melakukan perjalanan ke sebuah daerah. Saat Maghrib, kami mampir di sebuah masjid. Besar masjidnya. Halamannya pun luas. 


Tiba-tiba,

BELAJAR DARI MANG KURDI

 


#SERIALMENATAPSENJA


✍️ BELAJAR DARI MANG KURDI


Di komplek perumahan tempat saya tinggal, ada seorang tukang sayur yang terkenal. Terutama di kalangan ibu2. Beliau biasa dipanggil "Mang Kurdi".


Lapak sayurnya selalu ramai pembeli. Bahkan, pembelinya tidak hanya berasal dari dalam komplek. Ada juga yang berasal dari luar komplek. Kawan saya dan istrinya yang tinggal di luar perumahan sering datang belanja ke Mang Kurdi.


Apa yang membuat Mang Kurdi begitu terkenal dan dagangannya laris manis❓

UANG BUKAN SEGALANYA, TAPI...


UANG BUKAN SEGALANYA, TAPI...

Suatu hari, seorang kawan izin untuk datang ke rumah. Dia mau curhat masalah keluarga, katanya. Akhirnya, kami sepakat bertemu sore hari ba'da Ashar di rumah saya.

Cukup lama kami ngobrol, dari sore hingga berkumandang adzan Isya. Banyak hal yang kami obrolkan. Termasuk tentu saja tentang problem keluarga yang kawan saya itu ingin diskusikan.

Kawan saya itu seorang pengusaha. Bisa terbilang sukses. Belum lama, dia dan istrinya masuk TV untuk diwawancarai terkait usaha mereka berdua.

Jadi, kawan saya dan istrinya itu punya usaha. Awalnya kecil-kecilan, masih dijalani berdua saja. Alhamdulillah, lama-lama usahanya semakin maju dan berkembang. Terakhir, seingat saya, dia bilang sudah punya belasan karyawan.

Tapi, semakin maju usaha, ujian hidup rumah tangga malah semakin besar. Beberapa kali dia “ribut” dengan istrinya. Dia takut rumah tangganya hancur seperti yang terjadi pada sebagian pengusaha yang malah bercerai dengan pasangan hidupnya ketika usaha semakin maju dan membesar.


*****

Dari awal dia izin ingin ketemu dan ingin curhat masalah keluarga, sebenarnya saya sudah bisa menebak. Dugaan saya, dia akan curhat masalah hubungan dengan istrinya. Dan ternyata benar.

Awalnya, saya tanya dia: “Kalau urusan kewajiban masing-masing bagaimana? Beres? Misalnya, terkait masalah makanan di rumah, mencuci baju...”