Selasa, 26 Agustus 2025

MENYAMBUT TAMU AGUNG

 🕌 MENYAMBUT TAMU AGUNG


Alhamdulillah, saat ini kita telah memasuki awal bulan Rabi'ul Awwal. Berarti enam bulan lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan.


Saya jadi teringat dengan perkataan seorang ulama. Al-Hafidz Ibnu Rajab rahimahullah menyebutkan satu riwayat yang menunjukkan semangatnya para Sahabat Nabi dalam menyambut Ramadhan. Beliau menyebutkan keterangan Mu’alla bin Al-Fadhl (ulama kalangan Tabi’ut Tabi'in) yang mengatakan:


كانوا يدعون الله تعالى ستة أشهر أن يبلغهم رمضان يدعونه ستة أشهر أن يتقبل منهم


“Dahulu para Sahabat Nabi, selama enam bulan sebelum datang Ramadhan, mereka berdoa agar Allah mempertemukan mereka dengan bulan Ramadhan. Kemudian, selama enam bulan sesudah Ramadhan, mereka berdoa agar Allah menerima amal mereka selama bulan Ramadhan.” (Lathaif Al-Ma’arif karya Ibnu Rajab, hal. 280)


Sebuah harapan yang luar biasa. Karena mereka menilai, Ramadhan adalah bulan yang sangat istimewa. Sehingga mereka tidak akan menjadikannya kesempatan yang sia-sia.


Kemudian, Al-Hafidz Ibnu Rajab rahimahullah menyebutkan salah satu contoh doa yang mereka ucapkan. Diriwayatkan dari Yahya bin Abi Katsir (seorang ulama kalangan Tabi’in), bahwa beliau mengatakan: Diantara doa sebagian mereka adalah:


اَللَّهُمَّ سَلِّمْنـِي إِلَى رَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِـي رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِي مُتَقَبَّلاً


“Ya Allah, berilah aku keselamatan agar bisa sampai kepada Ramadhan; dan berilah keselamatan Ramadhan untukku, dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadhan.” (Lathaif Al-Ma’arif karya Ibnu Rajab, hal. 280)


✍️ PENJELASAN DOA

"Ya Allah, berilah aku keselamatan agar bisa sampai kepada Ramadhan"


Maksudnya: Memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar diberikan kesempatan hidup hingga bulan Ramadhan dengan kesehatan dan keselamatan, yaitu tidak terkena penyakit atau hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat menghalangi untuk menjalankan puasa di siang hari dan shalat tarawih di malam hari.


"dan berilah keselamatan Ramadhan untukku.." 


Maksudnya: Memohon agar Allah menjadikan bulan Ramadhan sebagai bulan yang penuh berkah bagi diri kita, dan memudahkan kita untuk menjalankan ibadah di dalamnya tanpa kesulitan.


"dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadhan.”


Maksudnya: Memohon kepada Allah agar menerima amal-amal kebaikan dan ketaatan yang kita lakukan di bulan Ramadhan, dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang diterima di sisi-Nya di bulan yang mulia ini."


Doa ini merupakan permohonan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala untuk diberikan kesempatan hidup hingga bulan Ramadhan, dapat menjalankan ibadah puasa dan kegiatan lainnya di bulan Ramadhan dengan baik, dan diterima amalan-amalan yang dilakukan selama bulan Ramadhan.


Wallahu a'lam.


🌻🌻🌻


Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan keberkahan. Bulan yang bertabur kebaikan. Pada bulan ini, pahala amal ibadah akan dilipat gandakan.


Oleh karena itu, kita harus menyiapkan diri dari sekarang. Agar nanti kita terbiasa dan ringan dalam melakukan ketaatan, maka dari sekarang kita berusaha melakukan latihan.


Latihan apa saja❓


Berikut ini diantaranya..


💦LATIHAN PUASA

Supaya tubuh tidak kaget, maka kita bisa latihan puasa dari sekarang. Misalnya dengan berpuasa sunnah Senin Kamis.


Ibunda ‘Aisyah radhiyallahu 'anhuma, dia mengatakan:


كان يَتَحَرَّى صيامَ الاثنينِ والخميسِ


”Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dahulu sangat antusias dan bersungguh-sungguh dalam melakukan puasa pada hari Senin dan Kamis". (HR. An-Nasai: 2360 dan Ibnu Majah: 1739)


Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan alasan puasanya pada kedua hari ini dengan sabdanya:


تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ اْلإِثْنَيْنِ وَالْخَمِيْسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ


“Amal-amal manusia diperiksa pada setip hari Senin dan Kamis, maka aku menyukai amal perbuatanku diperiksa sedangkan aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. At-Tirmidzi: 747)


Atau, bisa juga dengan berpuasa tiga hari setiap bulan (misalnya di setiap tengah bulan: 13, 14 dan 15).


Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda:


مَن صام ثلاثةَ أيامٍ من كلِّ شهرٍ، فقد صام الدهرَ كلَّه


"Barang siapa puasa tiga hari setiap bulan, maka sungguh dia telah puasa setahun penuh". (HR. Ahmad: 21301)


🌻🌻🌻


💦 LATIHAN SHALAT MALAM

Agar nanti kita tidak berat melakukan shalat tarawih, dari sekarang kita bisa membiasakan diri untuk shalat malam. Bisa kita mulai dengan jumlah raka'at yang ringan dulu. Misalnya, tiga raka'at. Kemudian, sedikit demi sedikit ditambah.


Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:


أَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ صَلاَةِ الْمَفْرُوْضَةِ، صَلاَةُ اللَّيْلِ


“Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat yang dilakukan di malam hari.” (HR. Muslim: 1163)


🌻🌻🌻


💦MEMBACA AL-QUR'AN

Kalau sekarang kita tidak rutin membaca Al-Qur'an, maka kita bisa coba untuk rutinkan. Misalnya, setiap selesai shalat yang wajib kita membaca 1-2 halamam mushaf. Bertahap saja, sedikit demi sedikit yang penting rutin.


Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:


مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ، وَلامٌ حَرْفٌ، وَمِيمٌ حَرْفٌ


“Barang siapa yang membaca satu huruf al-Qur`an, maka baginya satu kebaikan dan satu kebaikan dibalas sepuluh kebaikan, aku tidak mengatakan الم  satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf.’ (HR. At-Tirmidzi: 2910)


🌻🌻🌻


💦BERSEDEKAH

Kita juga bisa mulai rutinkan bersedekah setiap hari. Kecil nilainya tidak mengapa. Misalnya hanya Rp.2000 atau Rp. 5000 perhari. Yang penting rutin.


Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:


مَّثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّـهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّـهُ يُضَاعِفُ لِمَن يَشَاءُ ۗ وَاللَّـهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ


“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (pahala) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui” (QS. Al-Baqarah [2]: 261).


🌻🌻🌻


Naah..


Inilah diantara amalan yang bisa kita latih dari sekarang, supaya nanti jadi terbiasa. Supaya nanti kita ringan mengerjakannya di bulan Ramadhan.


Sedikit demi sedikit saja. Yang penting bisa rutin.


Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Sallam bersabda:


أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ


”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” (HR. Muslim: 783)


Selain amalan yang sudah disebutkan, kita juga merutinkan amal ibadah lainnya, seperti: zikir, doa, istighfar, membaca buku2 agama,  dll.


🌻🌻🌻


💦MENINGKATKAN KEILMUAN

Ulama menjelaskan bahwa syarat diterimanya ibadah itu ada dua:


1️⃣ Ikhlas

2️⃣ Sesuai aturan syariat


Oleh karena itu, agar ibadah yang kita lakukan bernilai pahala, maka kita harus mengerjakanmya dengan ikhlas dalam rangka mencari pahala dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.


Kemudian, tata caranya juga harus benar sesuai petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam. Tidak boleh asal2an. Tidak boleh hanya bermodal perasaan. Tapi, harus dilandasi oleh ilmu.


Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman.


وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ ۚ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا


“Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggungjawaban” (QS. Al-Israa [17]: 36)


Maka, kita harus belajar. Kita baca2 lagi buku agama yang kita punya. Kita hadiri juga majelis2 pengajian para ustadz.


Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ.


“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim.” (HR. Ibnu Majah: 224)


🌻🌻🌻


💦 TAUBAT NASUHA

Agar kita ringan dalam melakukan ketaatan, selain dengan melakukan pembiasaan, kita juga harus menjauhi dosa dan maksiat. Sebab, dosa maksiat bisa menghalangi seseorang dari melakukan amal ketaatan. 


Kita ini banyak dosa. Maka, kita harus banyak juga melakukan pertaubatan.


Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


كُلُّ بَنِيْ آدَمَ خَطَّاءٌ وَ خَيْرُ الْخَطَّائِيْنَ التَّوَّابُوْنَ


"Setiap anak adam (manusia) banyak berbuat kesalahan, dan sebaik-baik orang yang banyak berbuat salah adalah yang banyak bertaubat." (QS. At-Tirmidzi: 2499)


Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:


وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ


"Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung." (QS. An Nuur [24]: 31).


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا


"Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya." (QS. At-Tahriim [66]: 8).


Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala mengampuni dosa2 kita semua...


Semoga kita dipertemukan dengan bulan Ramadhan tahun ini dalam keadaan sehat wal 'afiyat dan keilmuan serta keimananan yang meningkat bersama orang2 yang kita cintai.


Amiin..


✍️Perumahan Bukit Asri Ciomas Bogor, Selasa 2 Rabi'ul Awwal 1447H/26 Agustus 2025

@MuhammadMujianto


✍️ DAFTAR PUSTAKA

https://www.islamweb.net/ar/fatwa/334345/


https://konsultasisyariah.com/19029-doa-menyambut-ramadhan.html


Dll.


☝️SHARE YUK... SUPAYA JADI PAHALA MENGALIR UNTUK KITA SEMUA..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar