Senin, 23 Februari 2026

CATATAN RAMADHAN 3: ADA YANG HARUS DISEMBUNYIKAN

 


✍️ CATATAN RAMADHAN (3)


📒ADA YANG HARUS DISEMBUNYIKAN


Sebuah amal kebaikan, agar bernilai pahala, maka harus dilakukan dengan ikhlas (mengharap balasan dari Allah). Tidak boleh ada unsur riya di dalamnya (ingin dilihat dan dipuji orang).


Untuk menjaga keikhlasan, ada baiknya amalan itu dilakukan secara sembunyi2. Kecuali amal kebaikan itu memang harus ditampakan di depan orang2, seperti shalat berjama'ah di masjid, umrah, dll.


Atau, amalan yang kalau dinampakan lebih memberi maslahat kepada diri dan masyarakat. Misalnya, bersedekah terang2an dengan niat agar diikuti oleh banyak orang. Tapi dengan syarat keikhlasan harus terus dijaga  karena ini adalah syarat diterimanya amalan.


Ada nasihat indah dari orang shalih jaman dulu:


💦 اكتم حسناتك كما تكتم سيئاتك


Sembunyikanlah kebaikanmu sebagaimana engkau sembunyikan keburukanmu!


Tapi, begini..


Menjaga hati itu berat. Meluruskan niat saat berbuat baik di hadapan banyak orang itu tidak mudah. Setan pasti akan terus menggoda manusia agar kebaikan yang dilakukan tidak berbuah pahala. Setan pasti akan terus membisiki jiwa si pelaku kebaikan untuk merasa bangga dengan perbuatan baiknya di hadapan orang2.


Oleh karena itu, alangkah baiknya, dalam hidup ini, kita memiliki amalan2 rahasia yang diketahui oleh kita dan Allah Subhanahu wa Ta'ala saja.


Misalnya..


💦Diam2 kita transfer uang ke rekening masjid tempat kita tinggal

💦Diam2 kita memasukan uang ke kotak infak yang ada di masjid dan tempat2 umum

💦Diam2 kita kirim uang ke rekening pondok yatim, dll.

💦Diam2 kita kirim bingkisan kepada orang2 yang sedang kesulitan

💦Diam2 kita meletakkan beberapa kotak minyak wangi di masjid2 pinggir jalan (dengan memberi tulisan di kotaknya "UNTUK UMUM")


Dll.


Saya teringat kisah menarik seorang shalih jaman dulu. Dia biasa memanggul kantung makanan di malam hari untuk diletakan di depan rumah orang2 miskin. Saat dia meninggal, sedekah misterius ini terhenti. Orang2 baru tahu pelakunya ketika memandikan jenazah, ternyata didapati bekas2 hitam di pundaknya.


Jadi sekali lagi, kebaikan bisa dilakukan terang2an jika memang kemaslahatannya lebih besar dibandingkan kalau dilakukan secara diam2. Namun, keikhlasan harus terus dijaga.


Namun, kita juga harus punya amalan khusus yang kita lakukan secara diam2. Semoga lebih bisa menjaga keikhlasan dan lebih berpeluang besar diterima Allah.


Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala menerima semua amal kebaikan kita di bulan suci Ramadhan tahun ini.


Wallahu a'lam.


✍️Perumahan Bukit Asri Ciomas Bogor, Senin 5 Ramadhan 1447H/23 Februari 2026

@MuhammadMujianto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar