✍️ CATATAN RAMADHAN (2)
JANGAN TEBAK2AN❗
Beberapa hari menjelang Ramadhan, saya dapat kabar salah seorang kawan sakit. Biasanya dia rutin hadir di Majelis Bahasa Arab yang saya bimbing. Namun, sudah dua pertemuan dia tidak hadir. Bahkan saat penutupan kajian menjelang Ramadhan, dia tidak hadir juga. Padahal acaranya makan2 kebuli 😁
Saat saya WA, katanya dia sedang kena asam urat. Kakinya bengkak, sehingga tidak bisa jalan.
Hari Jum'at, saya minta izin untuk datang menjenguk. Saya bilang ke dia bahwa saya dan beberapa orang kawan mau berkunjung. Diapun mempersilakan.
Waktu itu, saya ajak kawan yang punya pengalaman kena asam urat. Semoga nanti bisa sharing. Barangkali ada pencerahan.
Bada Ashar, kami berangkat. Totalnya lima orang yang ikut (termasuk saya). Waktu itu hari Jum'at. Sengaja saya pilih datang bada Ashar di hari Jumat supaya bertepatan dengan waktu mustajab untuk berdoa. Semoga ada diantara doa2 kami yang dikabulkan.
Sampai sana, saya lihat kaki kawan saya ini bengkak. Saya lupa sebelah mana, kanan atau kiri. Dia tidak bisa berjalan. Jadi, sehari2 hanya duduk dan tidur di atas kasur.
Awalnya, seperti biasa, kami tanyakan kabar. Kemudian, bertanya terkait keluhan.
Hingga pada akhirnya, kami menyarankan agar kawan saya ini memeriksakan diri ke dokter. Khawatirnya ada penyakit lain yang kita tidak tahu.
Selama ini, dia cuma menduga terkena asam urat. Untuk mengatasinya, dia konsumsi herbal2an. Namun, penyakit tak kunjung hilang.
Katanya, pernah ada keinginan untuk ke dokter. Tapi tidak ada yang bisa mengantarnya. Sebab, untuk berjalan, butuh bantuan dua orang dewasa yang memapahnya. Sementara di rumahnya cuma ada istri dan anak2nya yang masih kecil.
Singkat cerita, diantara tamu yang hadir waktu itu, ada yang bisa menghubungi ambulan masjid dekat rumah. Kami tawarkan kawan saya untuk periksa ke dokter sekarang juga. Mumpung ada banyak orang yang mengantar.
Alhamdulillah, sekitar 45 menit menjelang Maghrib, berangkatlah kami ke klinik yang lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah kawan saya. Dan menjelang azan Maghrib, kawan saya selesai diperiksa.
Kata dokter, ada dugaan asam urat. Kemudian, dokter memberikan beberapa obat. Ada yang untuk diminum dan ada yang untuk dioleskan ke bagian kaki yang bengkak.
Alhamdulillah, beberapa hari kemudian, penyakit kawan saya itu berangsur sembuh. Diapun bisa beraktivitas kembali seperti biasa.
[SELESAI CERITA]
✍️ PELAJARAN
Sengaja saya sampaikan cerita ini untuk kita ambil pelajaran sebagai berikut:
💦Kalau kita menderita sakit cukup parah, bahkan sampai tidak bisa jalan atau jadi sulit tidur, maka sebaiknya periksa ke dokter. Jangan tebak2an dan minum obat sembarangan. Karena bisa jadi, ada penyakit lain yang kita tidak tahu.
💦Saat ada saudara atau teman yang sakit, hendaknya kita berusaha datang menjenguk. Bisa jadi, kehadiran kita bermanfaat untuk orang yang sedang sakit.
💦Sebelum datang berkunjung ke rumah orang, sebaiknya kita minta izin dulu. Kita sebutkan juga berapa orang yang akan datang, jam berapa, dll. Jangan langsung datang. Khawatirnya, kedatangan kita malah mengganggu. Sebab, tidak semua orang mau untuk dikunjungi.
💦Saat bertamu hendaknya kita membawa sesuatu yang bisa meringankan beban tuan rumah. Jangan sampai kehadiran kita malah merepotkan.
Demikian kurang lebih.
Semoga bermanfaat.
SEMANGAT BERPUASA✊
✍️ Joglo Jakarta Barat, 4 Ramadhan 1447H/22 Februari 2026
@MuhammadMujianto

Tidak ada komentar:
Posting Komentar