Sebagian orang menghafal mufrodat dengan cara menempelkan kertas kecil bertuliskan nama benda dengan bahasa Arab. Kertas itu kemudian ditempelkan di benda-benda yang bersangkutan.
Misalnya, di pintu, jendela, di pintu kamar mandi, TV, dll. Tujuannya supaya sering dilihat, sehingga lama-lama jadi hafal.
Setelah siswa belajar jumlah ismiyyah dan jumlah fi'iliyyah, coba guru membuat permainan di kelas.
Caranya begini...
Pertama, siswa dibagi menjadi dua kelompok. Kemudian, papan tulis dibagi dua bagian.
Nanti, satu orang-satu orang dari masing-masing kelompok diminta menuliskan satu kata di papan tulis. Kata-kata itu nanti akan dirangkai menjadi cerita pendek.
Yang ceritanya paling bagus dan sesuai kaidah, maka dialah yang menang.