BEDA “LAM”, “’INDA”
& “LADAA”
Untuk membuat kalimat yang
maknanya “MEMILIKI” atau “MEMPUNYAI”, kita bisa menggunakan
tiga kosakata berikut:
اَللَّامُ
(Ù„)
– عِÙ†ْدَ
- Ù„َدَÙ‰
Berikut ini penjelasannya:
>>> LAM
LAM adalah HURUF JAR. Diantara
makna yang dikandungnya adalah makna “KEPEMILIKAN”. Bisa
digunakan untuk manusia ataupun yang lainnya.
Ù†َعَÙ…ْ،
Ù„ِÙŠ Ø£َÙˆْÙ„َادٌ
|
Ù‡َÙ„ْ
Ù„َÙƒَ Ø£َÙˆْÙ„َادٌ؟
|
Ya, saya punya anak
|
Apakah kamu punya
anak-anak?
|
Penjelasan rinci tentang HURUF
JAR bisa dibaca di SINI.
>>> ‘INDA
‘INDA adalah ISIM (ZHOROF).
Diantara makna yang dikandungnya adalah “PUNYA” dan “DI SISI”.
Biasanya digunakan untuk selain manusia, baik bendanya ada saat
pembicaraan atau tidak ada. Kemudian, bendanya tidak harus dimiliki.
Ù†َعَÙ…ْ،
عِÙ†ْدِÙŠ سَÙŠَّارَØ©ٌ
|
Ù‡َÙ„ْ
عِÙ†ْدَÙƒَ سَÙŠَّارَØ©ٌ؟
|
Ya, saya punya mobil
|
Apakah kamu punya mobil?
|
>>> LADAA
LADAA adalah ISIM (ZHOROF).
Diantara makna yang dikandungnya adalah “PUNYA” dan “PADA”.
Biasanya digunakan untuk selain manusia, dan bendanya ada di saat
pembicaraan. Kemudian, bendanya tidak harus dimiliki.
Ù†َعَÙ…ْ،
Ù„َدَÙŠَّ سُؤَالٌ
|
Ù‡َÙ„ْ
Ù„َدَÙŠْÙƒُÙ…ْ سُؤَالٌ؟
|
Ya, saya punya pertanyaan
|
Apakah kalian punya
pertanyaan?
|
Secara umum demikian.
Wallahu a’lam.
Contoh percakapan menggunakan
ketiga kosakata di atas bisa dibaca di SINI.
>>> CATATAN
Untuk
menanyakan kepemilikan atau kepunyaan, saat percakapan, kita bisa
juga menggunakan kata “Ù…َعَ”.
Meskipun makna asalnya adalah “BERSAMA”, namun jika digunakan
pada kalimat tentang kepemilikan, maka bisa kita terjemahkan “PUNYA”.
Ù†َعَÙ…ْ،
Ù…َعِÙŠ Ù‚َÙ„َÙ…ٌ
|
Ù‡َÙ„ْ
Ù…َعَÙƒَ
Ù‚َÙ„َÙ…ٌ؟
|
Ya, saya punya pulpen
|
Apakah kamu punya pulpen?
|
Ù†َعَÙ…ْ،
Ù…َعِÙŠ Ù†ُÙ‚ُÙˆْدٌ
|
Ù‡َÙ„ْ
Ù…َعَÙƒَ Ù†ُÙ‚ُÙˆْدٌ؟
|
Ya, saya punya uang
|
Apakah kamu punya uang?
|
Dikuti dari buku “50 CATATAN
BAHASA ARAB”. Insya Allah, pekan depan terbit.