Jumat, 02 September 2022

NAHWU - SHOROF - BALAGHAH

 ðŸ“’ NAHWU, SHARAF, & BALAGHAH?

ILMU NAHWU mempelajari cara menyusun kalimat dan penentuan bangunan akhir katanya. ILMU SHOROF mempelajari cara mengubah2 kata. 


Adapun dalam ILMU BALAGHAH, kita akan belajar cara menyampaikan ucapan sesuai situasi dan kondisi supaya sampai ke hati orang yang diajak bicara. Supaya dia paham. Misalnya, kalau kita ngobrol sama orang cerdas, maka cukup kalimat ringkas saja. Sebab, dia tentu mudah paham. 


Beda halnya kalau kita ngomong sama orang yang loadingnya suka lama. Perlu penjelasan panjang untuk memahamkannya.


Kemudian, beda juga cara bicara sama orang yang penurut, pembantah, bahkan penentang. Kalimat yang dipakai beda2. Kadang ada yang harus digunakan penguat yang banyak.


Misalnya:

BEDA “LAM”, “’INDA” & “LADAA”

 

BEDA “LAM”, “’INDA” & “LADAA”

 

 




Untuk membuat kalimat yang maknanya “MEMILIKI” atau “MEMPUNYAI”, kita bisa menggunakan tiga kosakata berikut:



اَللَّامُ (Ù„) – عِÙ†ْدَ - Ù„َدَÙ‰



Berikut ini penjelasannya:



>>> LAM

LAM adalah HURUF JAR. Diantara makna yang dikandungnya adalah makna “KEPEMILIKAN”. Bisa digunakan untuk manusia ataupun yang lainnya.


Ù†َعَÙ…ْ، Ù„ِÙŠ Ø£َÙˆْÙ„َادٌ

Ù‡َÙ„ْ Ù„َÙƒَ Ø£َÙˆْÙ„َادٌ؟

Ya, saya punya anak

Apakah kamu punya anak-anak?



Penjelasan rinci tentang HURUF JAR bisa dibaca di SINI.



>>> ‘INDA

INDA adalah ISIM (ZHOROF). Diantara makna yang dikandungnya adalah “PUNYA” dan “DI SISI”. Biasanya digunakan untuk selain manusia, baik bendanya ada saat pembicaraan atau tidak ada. Kemudian, bendanya tidak harus dimiliki.





Ù†َعَÙ…ْ، عِÙ†ْدِÙŠ سَÙŠَّارَØ©ٌ

Ù‡َÙ„ْ عِÙ†ْدَÙƒَ سَÙŠَّارَØ©ٌ؟

Ya, saya punya mobil

Apakah kamu punya mobil?





>>> LADAA

LADAA adalah ISIM (ZHOROF). Diantara makna yang dikandungnya adalah “PUNYA” dan “PADA”. Biasanya digunakan untuk selain manusia, dan bendanya ada di saat pembicaraan. Kemudian, bendanya tidak harus dimiliki.



Ù†َعَÙ…ْ، Ù„َدَÙŠَّ سُؤَالٌ

Ù‡َÙ„ْ Ù„َدَÙŠْÙƒُÙ…ْ سُؤَالٌ؟

Ya, saya punya pertanyaan

Apakah kalian punya pertanyaan?



Secara umum demikian.



Wallahu a’lam.



Contoh percakapan menggunakan ketiga kosakata di atas bisa dibaca di SINI.



>>> CATATAN

Untuk menanyakan kepemilikan atau kepunyaan, saat percakapan, kita bisa juga menggunakan kata “Ù…َعَ. Meskipun makna asalnya adalah “BERSAMA”, namun jika digunakan pada kalimat tentang kepemilikan, maka bisa kita terjemahkan “PUNYA”.



Ù†َعَÙ…ْ، Ù…َعِÙŠ Ù‚َÙ„َÙ…ٌ

Ù‡َÙ„ْ Ù…َعَÙƒَ Ù‚َÙ„َÙ…ٌ؟

Ya, saya punya pulpen

Apakah kamu punya pulpen?

Ù†َعَÙ…ْ، Ù…َعِÙŠ Ù†ُÙ‚ُÙˆْدٌ

Ù‡َÙ„ْ Ù…َعَÙƒَ Ù†ُÙ‚ُÙˆْدٌ؟

Ya, saya punya uang

Apakah kamu punya uang?



Dikuti dari buku “50 CATATAN BAHASA ARAB”. Insya Allah, pekan depan terbit.



CARA MENULIS HURUF YANG TERSUSUN DARI 1 HURUF HIJAIYYAH

 ❗PENTING❗


📒 CARA MENULIS HURUF 


Dalam bahasa Arab, KATA terbagi menjadi 3: ISIM, FI'IL & HURUF.


Naah...


HURUF ada yang tersusun dari 1, 2, 3, 4 dan 5 huruf hijaiyyah. Penjelasan rincinya sudah dibahas di sini: https://bit.ly/3a7FJa1


Untuk HURUF yang tersusun dari 1 HURUF HIJAIYYAH, cara penulisannya adalah:

Kamis, 01 September 2022

HATI-HATI! JANGAN SALAH TULIS!

 


 

HATI-HATI! JANGAN SALAH TULIS!



Berikut ini beberapa kata atau kalimat yang sering ditulis keliru oleh banyak orang. Sebagiannya oleh para pelajar bahasa Arab.

Silakan dibaca, dipahami, dihafalkan, dan dilatih cara menuliskannya!

PENGARUH HURUF JAR PADA MAKNA FI’IL


 

 

Pengaruh Huruf Jar pada Makna Fi’il

Huruf jar bisa memberi pengaruh makna pada sebuah kata kerja. Kadang, maknanya bisa jadi berkebalikan.

Coba bandingkan!

Rabu, 31 Agustus 2022

FAIDAH BAHASA DALAM LAFAZH BASMALAH (2)

 


 

FAIDAH BAHASA DALAM LAFAZH BASMALAH (2)


BACA BAGIAN 1 DI SINI


>>> FAIDAH 4

Lafazh “الرحمنtermasuk lafazh yang tulisan dan pengucapan beda. Meskipun huruf mim tertulis dengan harokat pendek, namun dibacanya panjang. Bentuk asalnya:



الرحمان



>>> FAIDAH 5

FAIDAH BAHASA DALAM LAFAZH BASMALAH (1)

 

 


 

FAIDAH BAHASA DALAM LAFAZH BASMALAH (1)



BASMALAH artinya adalah ucapan:

بسم الله الرحمن الرحيم

“Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”



Berikut ini beberapa faidah bahasa dalam lafazh basmalah:



>>> FAIDAH 1

Bentuk asal dari lafazh basmalah adalah:

باسم الله الرحمن الرحيم

Kemudian, karena sering digunakan dalam tulisan, untuk memudahkan, maka hamzahnya dibuang. Maka jadilah seperti ini:

بسم الله الرحمن الرحيم

Kekhususan ini berlaku hanya untuk lafazh basmalah.



>>> FAIDAH 2