Minggu, 12 April 2026

CATATAN SYAWWAL 33: SOLUSI PERMASALAHAN HIDUP

 


✍️ CATATAN SYAWWAL (33)


💦SOLUSI PERMASALAHAN HIDUP


Beberapa waktu lalu, saya dapat cerita sedih. Seorang suami gantung diri. 


Sebelum gantung diri, dia menulis sebuah pesan kepada istrinya:


"Jaga anak2..."


Dia merasa gagal untuk membahagiakan istri dan anak2nya.


😭😭😭


🌻🌻🌻


Memang, banyak yang merasa bahwa sekarang ini kondisi perekonomian di negara kita sedang tidak baik2 saja. Apa2 mahal. Mencari pekerjaan juga susah.


Namun, kalau kita baca sejarah, kesulitan hidup seperti ini juga pernah menimpa Rasulullah dan para Sahabatnya. Bahkan yang mereka alami jauh lebih berat dari yang kita alami sekarang.


Dikisahkan, pada tahun ke-7 hingga tahun ke-10 kenabian, terjadi pemboikotan terhadap Nabi dan keluarganya dari kalangan Bani Hasyim dan Bani Muthalib oleh kaum kafir Quraisy. 


Orang2 dilarang berjual beli dengan mereka dan juga melakukan pernikahan dengan mereka. Akibatnya, kaum Muslimin kelaparan. Sampai2 mereka memakan daun2an karena tidak mendapatkan makanan. Dan ini berlangsung selama tiga tahun lamanya!


Namun, kaum Muslimin tidak menyerah. Mereka tetap tegar dengan keimanannya.


Hingga akhirnya, masa pemboikotan itu pun berakhir.


Baca kisah selengkapnya di sini: https://almanhaj.or.id/1942-kaum-musyrikin-quraisy-melancarkan-pemboikotan.html


🌻🌻🌻


Lalu, apa yang seharusnya kita lakukan dalam menghadapi kondisi ekonomi yang sulit ini❓


Berdasarkan nasihat dari para ahli ilmu, paling tidak ada beberapa hal yang bisa kita lakukan:


✅ MENERIMA TAKDIR

Kita harus ridha dengan keadaan sulit ini. Sebab, ini sudah takdir Allah Subhanahu wa Ta'ala. Kita harus terima dengan lapang dada. 


✅ MENDEKATI ALLAH

Sesulit apapun hidup, tidak boleh kita menjauh dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Bahkan seharusnya kita semakin mendekat kepada-Nya. Supaya nanti kita mendapatkan pertolongan dari-Nya. 


Hendaknya kita semakin ta'at kepada-Nya. Kita berusaha meraih predikat hamba yang bertakwa. 


Insya Allah, dengan ketakwaan, jalan keluar akan diberikan. Rezekipun akan datang dari arah yang tidak disangka2. 


Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:


وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ 


“Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tidam disangka-sangkanya.” (QS. Ath-Tholaq: 2-3)


Takwa itu akan kita dapat dengan cara melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya. 


✅ BERTAUBAT

Bisa jadi, kesulitan hidup yang kita alami adalah sebab dosa2 yang kita perbuat. Oleh karena itu, kita harus bertaubat dan memperbanyak istighfar. 


Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:


وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ


“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu, maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy-Syuraa: 30)


Kemudian, dengan memperbanyak istighfar, insya Allah, pertolongan akan datang.


Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda.


مَنْ أَكْثرَ الْاِسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجا، وَمِنْ كُلِّ ضِيْقٍ مَخْرَجا وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْث لاَ يَحْتَسِبُ


“Barang siapa memperbanyak istighfar (mohon ampun kepada Allah) niscaya Allah akan menjadikan kelapangan untuk setiap kesedihannya, dan jalan keluar untuk setiap kesempitannya, dan juga Allah akan memberinya rezeki (yang halal) dari arah yang tidak disangka-sangka." (HR. Ahmad, dll.)


✅ BERUSAHA SUNGGUH2

Kalau keadaan sedang sulit, maka kita harus berusaha lebih giat lagi. Jangan malah lemah dan bermalas2an. 


Contohlah burung. Dia keluar sarang di pagi hari untuk menjemput rezeki. Kemudian, Allah Subhanahu wa Ta'ala pun memberinya rezeki. 


Tapi ingat! 


Tugas kita hanya berusaha. Dengan serius dan sungguh2. Untuk hasil, kita serahkan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Kita tawakal kepada-Nya. 


Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda:


لَوْ أَنَّكُمْ تَتَوَكَّلُوْنَ عَلَى اللهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرَزَقَكُمْ كَمَا يَرْزُقُ الطَّيْرَ، تَغدُوْ خِمَاصًا، وتَرُوْحُ بِطَانًا


“Seandainya kalian bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakkal kepada-Nya,    maka kalian akan diberikan rezeki oleh Allah sebagaimana Dia memberikan rezeki kepada burung. Pagi hari burung tersebut keluar dalam keadaan lapar dan pulang di sore hari dalam keadaan kenyang." (HR. Ahmad dan At-Tirmidzi)


✅ PERERAT UKHUWAH

Dalam keadaan yang sulit, hendaknya kita saling mempererat ukhuwah islamiyyah diantara kaum Muslimin. Hendaknya kita berkomunitas dan bergaul dengan orang2 yang shalih. 


Jangan menyendiri!


Nanti, kita bisa saling memberi nasihat dan informasi. Kita bisa saling menguatkan. Kalau ada yang punya masalah, kita bisa saling bantu. 


Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:


وَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوٰىۖ وَلَا تَعَاوَنُوْا عَلَى الْاِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۖوَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ


" Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya."  (QS. Al-Maidah:2)


✅ MINTA BANTUAN

Kalau kita punya masalah dan tidak bisa menyelesaikannya sendiri, maka tidak ada salahnya kita minta bantuan orang lain. 


Misalnya, kita sedang butuh uang. Kita bisa pinjam kepada saudara atau teman yang mampu. Bisa langsung atau lewat perantara. 


Tapi ingat! 


Kalau berutang, niatkan untuk membayar. Kemudian tentukan masa pelunasan dan dicatat juga. Kalau bisa dicicil. 


✅BERHEMAT

Kalau memang kondisi ekonomi sedang sulit, hendaknya kita bisa berhemat. Jangan makan berlebihan. Jangan jajan berlebihan.


Hiduplah sederhana. Sesuai kebutuhan.


✅ QANA'AH

Hendaknya kita jadi orang yang qana'ah. Kita merasa cukup dengan rezeki pemberian dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.


Sekecil apapun rezeki yang kita dapat, hendaknya kita syukuri. Semoga dengan begitu, rezeki kita akan terus ditambah.


Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:


لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ


“Jika kalian mau bersyukur, maka Aku sungguh akan menambah nikmat bagi kalian.” (QS. Ibrahim: 7) 


✅ MEMBANTU

Jangan sampai kesulitan hidup yang kita hadapi menghalangi kita dari membantu orang lain. Bahkan mestinya, kita harus lebih semangat lagi membantu sesama. Sesuai kemampuan kita. Bisa dengan harta, tenaga, pikiran, dll. 


Sebab bisa jadi, dengan bantuan kita kepada orang, Allah Subhanahu wa Ta'ala akan membatu kita keluar dari permasalah hidup yang sedang kita hadapi.


Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


اللهُ فىِ عَوْنِ اْلعَبْدِ مَا كَانَ اْلعَبْدُ فىِ عَوْنِ أَخِيْهِ


“Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya, selama hamba tersebut mau menolong saudaranya.” (HR. Muslim)


Hendaknya kita punya perhatian kepada orang2 sekitar. Terutama kepada saudara dan para tetangga. Kemudian juga kepada teman2 dekat kita.


✅ BERDOA

Hanya Allah Subhanahu wa Ta'ala yang bisa menghilangkan kesulitan kita. Manusia hanya wasilah. 


Maka, kita minta kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar diberi kelapangan rezeki dan dihindarkan dari segala musibah dan marabahaya. 


Demikian.


🌻🌻🌻


Semoga kita semua diberi kesehatan, kelapangan rezeki dan keselamatan dari segala bentuk musibah dan marabahaya.


Semoga kita bisa tetap Istiqomah di atas jalan kebenaran, seberat apapun ujian yang sedang kita hadapi.


Amin.


Wallahu a'lam.


✍️ Jakarta Barat, Malam Senin 24 Syawwal 1447H/12 April 2026

@MuhammadMujianto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar