✍️ CATATAN RAMADHAN (21)
🕸️ MENJARING LAILATUL QADAR
Lailatul qadar artinya adalah malam kemuliaan. Siapa saja yang beribadah pada malam ini dengan keimanan dan berharap pahala, maka dosa2nya yang telah lalu akan diampuni.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda:
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barang siapa melakukan qiyamul lail pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Al- Bukhari dan Muslim)
Kemudian, beribadah pada malam lailatul qadar, pahalanya sama seperti ibadah selama 1000 bulan (sekitar 83 tahun 4 bulan). Sebuah pahala yang luar biasa besarnya❗
Maka, beruntunglah orang2 yang mau menghidupkan malam lailatul qadar dengan berbagai macam variasi ibadah.
🌻🌻🌻
KAPAN WAKTUNYA❓
Malam lailatul qadar hanya ada sekali dalam setahun. Waktunya dirahasiakan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Namun, banyak ulama yang berpendapat bahwa malam lailatul qadar itu ada di 10 malam terakhir di bulan Ramadhan. Lebih diharapkan ada di malam2 ganjil (21, 23, 25, 27 dan 29). Lebih diharapkan lagi ada di malam ke-27.
Tapi sekali lagi, hanya Allah Subhanahu wa Ta'ala yang tahu waktu pastinya.
Oleh karena itu, kalau kita ingin mendapatkannya, maka kita hidupkan 10 malam terakhir di bulan Ramadhan dengan berbagai macam variasi ibadah. Sebagaimana hal ini dahulu biasa dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا دَخَلَ اَلْعَشْرُ -أَيْ: اَلْعَشْرُ اَلْأَخِيرُ مِنْ رَمَضَانَ- شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأَحْيَا لَيْلَهُ وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam biasanya ketika memasuki 10 Ramadhan terakhir, beliau bersungguh-sungguh dalam ibadah, menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
🌻🌻🌻
🕸️MENJARING LAILATUL QADAR
Kalau kita misalkan malam lailatul qadar itu adalah satu ikan besar yang pasti lewat di sebuah saluran air. Tapi, waktu lewatnya kita tidak tahu jam berapa. Yang jelas, dia pasti lewat.
Maka, cara cerdas untuk mendapatkannya adalah dengan memasang jaring di saluran air itu. Kapan saja ikan itu lewat, pasti dia akan masuk jaring.
Naah..
Lailatul qadar juga begitu. Kalau kita yakini bahwa lailatul qadar ada di 10 malam terakhir di bulan Ramadhan, maka dari malam ke-21 kita sudah "pasang jaring". Kita lakukan qiyamul lail dari mulai malam ke-21 hingga malam terakhir Ramadhan. Insya Allah, kita akan mendapatkan malam lailatul qadar.
🌻🌻🌻
APA YANG HARUS KITA LAKUKAN❓
Pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan kita lakukan segala macam bentuk ibadah yang kita mampu. Misalnya:
🌸Shalat tarawih
🌸Membaca al-Qur'an
🌸Memberi hidangan berbuka dan sahur
🌸Bersedekah
🌸Zikir dan doa
🌸Istighfar dan taubat
🌸Mendengarkan ceramah agama
🌸Dll.
🌻🌻🌻
💦I'TIKAF
Kalau kita bisa i'tikaf di 10 hari terakhir di bulan Ramadhan tentu sangat bagus. Full seharian di masjid. Tidak pulang ke rumah.
Tapi, kalau tidak bisa full seharian, kita bisa i'tikaf malam hari saja. Setiap hari.
Kalau tidak bisa setiap malam, kita bisa pilih malam2 ganjil.
Kalau tidak bisa di setiap malam ganjil, kita bisa i'tikaf di malam ke-27.
Kalau tidak bisa i'tikaf, kita bisa melakukan berbagai macam ibadah di mana saja kita berada. Yang jelas, di 10 malam terakhir di bulan Ramadhan, kita tingkatkan amal ibadah kita. Bukan malah melemah dan sibuk belanja buat persiapan lebaran.
Sayang sekali kalau kita melewatkan Ramadhan tanpa membawa banyak pahala.
Semoga kita semua mendapatkan malam lailatul qadar tahun ini.
Amiin.
Wallahu a'lam.
✍️Perumahan Bukit Asri Ciomas Bogor, Senin pagi 19 Ramadhan 1447H/9 Maret 2026
@MuhammadMujianto

Tidak ada komentar:
Posting Komentar