Kamis, 05 Maret 2026

CATATAN RAMADHAN 15: INDAHNYA BERBAGI

 


✍️ CATATAN RAMADHAN (15)


๐ŸŒปINDAHNYA BERBAGI


Sekarang, setiap kali buka YouTube, selalu muncul video orang2 yang bersedekah kepada para pedagang di pinggir jalan. Ada yang borong ta'jil untuk dibagi2, ada yang borong makanan untuk dimakan bareng oleh orang2 yang lewat, dll. 


Ada juga yang tiba2 memberikan bingkisan sembako plus amplop berisi uang cukup besar. 


Tampak terlihat raut kegembiraan di wajah para penerima sedekah. Bahkan ada yang sampai menangis dan sujud syukur.


Entahlah, saya tidak tahu niat utama dari si pemberi sedekah. Biarlah itu urusan dia dengan Allah Subhanahu wa Ta'ala.


Namun yang jelas, memberi makan dan menyenangkan hati orang akan menghasilkan pahala yang sangat besar dan banyak.


Diantaranya:


๐ŸŒธMendapat pahala orang yang berpuasa

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:


ู…َู†ْ ูَุทَّุฑَ ุตَุงุฆِู…ًุง ูƒَุงู†َ ู„َู‡ُ ู…ِุซْู„ُ ุฃَุฌْุฑِู‡ِ ุบَูŠْุฑَ ุฃَู†َّู‡ُ ู„ุงَ ูŠَู†ْู‚ُุตُ ู…ِู†ْ ุฃَุฌْุฑِ ุงู„ุตَّุงุฆِู…ِ ุดَูŠْุฆًุง


“Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka utuknya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad)


๐ŸŒธDicintai Allah

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,


ุฃَุญَุจُّ ุงู„ู†َّุงุณِ ุฅِู„َู‰ ุงู„ู„َّู‡ِ ุชَุนَุงู„َู‰ ุฃَู†ْูَุนُู‡ُู…ْ ู„ِู„ู†َّุงุณِ ูˆَุฃَุญَุจُّ ุงู„ุฃَุนْู…َุงู„ِ ุฅِู„َู‰ ุงู„ู„َّู‡ِ ุชَุนَุงู„َู‰ ุณُุฑُูˆุฑٌ ุชُุฏْุฎِู„ُู‡ُ ุนَู„َู‰ ู…ُุณْู„ِู…ٍ ุฃَูˆْ ุชَูƒَุดِูُ ุนَู†ْู‡ُ ูƒُุฑْุจَุฉً ุฃَูˆْ ุชَู‚ْุถِูŠ ุนَู†ْู‡ُ ุฏَูŠْู†ًุง ุฃَูˆْ ุชَุทْุฑُุฏُ ุนَู†ْู‡ُ ุฌُูˆุนًุง ูˆَู„ุฃَู†ْ ุฃَู…ْุดِูŠَ ู…َุนَ ุฃَุฎِ ูِูŠ ุญَุงุฌَุฉٍ ุฃَุญَุจُّ ุฅِู„َูŠَّ ู…ِู†ْ ุฃَู†ْ ุฃَุนْุชَูƒِูَ ูِูŠ ู‡َุฐَุง ุงู„ْู…َุณْุฌِุฏِ ูŠَุนْู†ِูŠ ู…َุณْุฌِุฏَ ุงู„ْู…َุฏِูŠู†َุฉِ ุดَู‡ْุฑًุง


“Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling memberikan manfaat bagi orang lain. Adapun amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah membuat Muslim yang lain bahagia, menghilangkan kesusahan dari orang lain, membayarkan utangnya atau menghilangkan rasa laparnya.” (HR. At- Thabrani)


๐ŸŒธDijanjikan Surga

Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda:


ุฃูŠُّู‡َุง ุงู„ู†َّุงุณُ: ุฃَูْุดُูˆุง ุงู„ุณَّู„ุงู…َ، ูˆَุฃَุทْุนِู…ُูˆุง ุงู„ุทَّุนَุงู…َ، ูˆَุตَู„ُّูˆุง ุจِุงู„ู„َّูŠْู„ِ ูˆَุงู„ู†َّุงุณُ ู†ِูŠَุงู…ٌ، ุชَุฏْุฎُู„ُูˆุง ุงู„ุฌَู†َّุฉَ ุจِุณَู„ุงَู…ٍ


 “Wahai manusia, tebarkanlah salam, berikanlah makanan, dan shalatlah pada waktu malam ketika orang-orang sedang tidur, niscaya kalian pasti masuk Surga dengan keselamatan.” (HR. At-Tirmidzi)


Dll.


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Mungkin ada yang berkomentar begini:


"Mereka enak punya banyak duit, bisa bagi2 duit ke orang... Adapun saya, boro2 untuk bagi orang.. Hutang saja sampai sekarang belum kebayar.." ๐Ÿ˜


Tenang saja...


Kita bisa juga kok dapat pahala seperti mereka. Caranya?


Dengan BERNIAT❗ 


Kita niatkan yang tulus, kalau kita punya banyak  uang seperti mereka, kita akan bantu orang2 yang kesulitan. Bahkan tanpa harus direkam video untuk menjaga keikhlasan.


Nabi shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:


 ุฅู†ู…ุง ุงู„ุฏู†ูŠุง ู„ุฃุฑุจุนุฉ ู†ูุฑ: ุนุจุฏ ุฑุฒู‚ู‡ ุงู„ู„ู‡ ู…ุงู„ุงً ูˆุนู„ู…ًุง ูู‡ูˆ ูŠุชู‚ูŠ ููŠู‡ ุฑุจู‡ ูˆูŠุตِู„ُ ููŠู‡ ุฑุญู…ู‡ ูˆูŠุนู„ู… ู„ู„ู‡ ููŠู‡ ุญู‚ًّุง، ูู‡ุฐุง ุจุฃูุถู„ ุงู„ู…ู†ุงุฒู„، ูˆุนุจุฏ ุฑุฒู‚ู‡ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู…ًุง ูˆู„ู… ูŠุฑุฒู‚ู‡ ู…ุงู„ุงً ูู‡ูˆ ุตุงุฏู‚ ุงู„ู†ูŠุฉ ูŠู‚ูˆู„ ู„ูˆ ุฃู† ู„ูŠ ู…ุงู„ุงً ู„ุนู…ู„ุช ุจุนู…ู„ ูู„ุงู†، ูู‡ูˆ ุจู†ูŠุชู‡، ูุฃุฌุฑู‡ู…ุง ุณูˆุงุก، ูˆุนุจุฏ ุฑุฒู‚ู‡ ุงู„ู„ู‡ ู…ุงู„ุงً ูˆู„ู… ูŠุฑุฒู‚ู‡ ุนู„ู…ًุง ูู‡ูˆ ูŠุฎุจِุท ููŠ ู…ุงู„ู‡ ุจุบูŠุฑ ุนู„ู… ู„ุง ูŠุชู‚ูŠ ููŠู‡ ุฑุจู‡ ูˆู„ุง ูŠุตู„ ููŠู‡ ุฑุญู…ู‡ ูˆู„ุง ูŠุนู„ู… ู„ู„ู‡ ููŠู‡ ุญู‚ุง، ูู‡ุฐุง ุจุฃุฎุจุซ ุงู„ู…ู†ุงุฒู„، ูˆุนุจุฏ ู„ู… ูŠุฑุฒู‚ู‡ ุงู„ู„ู‡ ู…ุงู„ุงً ูˆู„ุง ุนู„ู…ًุง ูู‡ูˆ ูŠู‚ูˆู„ ู„ูˆ ุฃู† ู„ูŠ ู…ุงู„ุงً ู„ุนู…ู„ุช ููŠู‡ ุจุนู…ู„ ูู„ุงู†، ูู‡ูˆ ุจู†ูŠุชู‡، ููˆุฒุฑู‡ู…ุง ุณูˆุงุก


Sesungguhnya dunia diisi oleh empat golongan orang:


1️⃣Seorang hamba yang dikaruniai oleh Allah harta dan ilmu. Dengan ilmu itu ia bertakwa kepada Allah, ia dapat menggunakannya untuk menyambung silaturahmi, dan ia mengetahui bahwa Allah memiliki hak padanya. Ini adalah tingkatan yang paling baik.


2️⃣Seorang hamba yang diberi Allah ilmu, tetapi tidak diberi harta. Namun, ia memiliki niat yang benar sambil berkata, ‘Andai saja aku memiliki harta, niscaya aku akan melakukan amalan seperti si Fulan.’ Maka, ia (mendapatkan pahala) berdasarkan apa yang dia niatkan. Sehingga keduanya mendapatkan pahala yang sama. 


3️⃣Seorang hamba yang diberikan harta, tetapi Allah tidak memberikannya ilmu. Ia menggunakan hartanya tanpa ilmu. Ia tidak menggunakan hartanya dalam takwa kepada Allah, ia tidak menggunakan untuk menyambung silaturahmi, dan ia juga tidak tahu bahwa Allah memiliki hak atas hartanya. Dan inilah tingkatan terburuk. 


4️⃣Seorang hamba yang tidak diberikan Allah harta maupun ilmu, namun ia berkata, ‘Andai aku memiliki harta, tentu aku akan melakukan apa yang dilakukan Fulan.’ Maka, ia berdasarkan niatnya. Sehingga bagi keduanya, mendapatkan dosa yang sama.” 


(HR. At-Tirmidzi dan Ahmad)



Demikian.


Semoga kita semua diberi keluasan rezeki dan diberi kemudahan untuk berbagi kepada sesama.


Amiin.


Wallahu a'lam.



✍️Perumahan Bukit Asri Ciomas Bogor, Kamis sore 15 Ramadhan 1447H/5 Maret 2026

@MuhammadMujianto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar