Selasa, 21 April 2026

CATATAN DZULQA'DAH 6: BELAJAR DARI ANAK KECIL (1)

 


✍️ CATATAN DZULQA'DAH (6)


📒BELAJAR DARI ANAK KECIL (1)


Ada beberapa sifat dan prilaku anak kecil yang seandainya ditiru oleh orang dewasa, insya Allah, mereka akan menjadi orang yang bahagia. Bahkan, mereka akan menjadi orang2 yang dicintai Allah Subhanahu wa Ta'ala.


Berikut ini diantaranya:


1️⃣TIDAK GALAU DENGAN REZEKI

Ya, anak kecil tidak galau dengan urusan rezeki. Mereka tidak mengkhawatirkan makanan esok hari. Mereka yakin sepenuhnya bahwa orang tuanya akan memberinya makanan.


Naah...

CATATAN DZULQA'DAH 5: MENYAMBUT HARI

 


✍️ CATATAN DZULQA'DAH (5)


☀️MENYAMBUT HARI


Kalau kita renungkan, ada pelajaran berharga yang bisa kita ambil dari doa bangun tidur. 


Mari kita simak doanya:


🌻اَÙ„ْØ­َÙ…ْدُ Ù„ِÙ„َّÙ‡ِ الَّذِÙŠْ Ø£َØ­ْÙŠَانَا بَعْدَ Ù…َا Ø£َÙ…َاتَÙ†َا ÙˆَØ¥ِÙ„َÙŠْÙ‡ِ النُّØ´ُÙˆْرِ


“Seluruh pujian milik Allah, Yang telah membangunkan kita kembali setelah menidurkan kita dan kepada-Nyalah kita akan dibangkitkan.” (HR. Al-Bukhari)


Paling tidak, ada tiga pelajaran penting yang bisa bisa ambil:

Senin, 20 April 2026

CATATAN DZULQA'DAH 4: MENCEKAM!

 


✍️ CATATAN DZULQA'DAH (4) 


MENCEKAM😱


Beberapa kali saya mendapat cerita tentang orang2 yang diuji dengan isi omongannya. Termasuk  juga  yang diuji dengan isi tulisannya. 


Pernah ada seorang ustadz cerita. Katanya, suatu hari dia ceramah tentang kesabaran. Dia menasihati orang untuk sabar saat ditimpa musibah. Tapi tidak lama kemudian, si ustadz ini malah dapat musibah. Motornya malah kemalingan. 


Pernah juga saya dapat cerita suami istri yang menulis buku tentang keluarga. Lewat bukunya, mereka memberi tips agar keluarga bisa harmonis. 


Tapi, apa yang terjadi kemudian? 


Mereka berdua malah bercerai. 


Jadi memang benar kata orang. Kita harus siap diuji dengan apa yang kita nasihatkan ke orang lain. 


🌻🌻🌻


Kemarin, saya mendapatkan ujian terkait apa yang pernah saya sampaikan kepada orang2.


Cerita lengkapnya  begini.. 

CATATAN DZULQA'DAH (3): BELAJAR DARI BUAH PARE

 


✍️ CATATAN DZULQA'DAH (3)


💦BELAJAR DARI BUAH PARE


Kalau dari sudut pandang kita sebagai manusia, takdir itu ada dua macam: takdir baik dan takdir buruk.


Takdir baik adalah ketetapan Allah yang sesuai keinginan kita. Misalnya saja: diberi sehat, kekayaan, dll. Sedangkan takdir buruk itu kebalikannya.


Umumnya orang, kalau diberi takdir baik dia bisa terima. Tapi, kalau diberi takdir buruk, banyak yang tidak bisa menerima. Banyak yang mengeluh.


Padahal mestinya, kalau kita mengaku beriman, kita harus ridha dengan takdir Allah, baik maupun buruk.


Lalu, bagaimana caranya agar kita bisa ridha dengan takdir buruk yang menimpa kita?


Begini..

Sabtu, 18 April 2026

CATATAN DZULQA'DAH 2: BELAJAR DARI PADI

 


✍️ CATATAN DZULQA'DAH (2)


💦 BELAJAR DARI PADI


Rumah mertua saya terletak di sebuah kampung yang berada di tengah2 pesawahan. Kalau di lihat dari atas, persis seperti pulau kecil yang ada di tengah2 samudera.


Jadi, sekeliling kampung adalah pesawahan. Hampir semua ditanami padi. Lokasi tepatnya di Desa Sukakarya, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dekat dengan Karawang. 


Tadi pagi, saya dan istri jalan2 keliling sawah. Tampak sebagian padi ada yang sudah menguning. Semakin menguning, batangnya semakin merunduk ke bawah.


Saya jadi teringat dengan sebuah nasihat guru sekolah dulu. 

CATATAN DZULQA'DAH 1: BERAWAL DARI KEMAUAN

 


✍️ CATATAN DZULQA'DAH (1)


📒BERAWAL DARI KEMAUAN


Ada sebuah peribahasa yang mungkin kita semua pernah mendengarnya. Bunyinya begini..


"DI MANA ADA KEMAUAN, DI SITU ADA JALAN"


Peribahasa ini mengajarkan kita untuk memiliki niat, keinginan kuat, dan tekad untuk mencapai sesuatu. Insya Allah, dengan begitu, kita akan menemukan cara atau jalan untuk mewujudkannya, meskipun terdapat kesulitan atau hambatan. 


Jadi intinya, kemauan itu penting untuk bekal awal meraih sesuatu yang kita inginkan.


Peribahasa ini sejalan dengan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

CATATAN SYAWWAL 36: YAKINLAH!

 


✍️ CATATAN SYAWWAL (36-TERAKHIR)


YAKINLAH❗


Ada tiga hal yang harus kita yakini untuk bisa mewujudkan kebahagiaan dalam hati.


Ketiga hal itu adalah sebagai berikut: