Jumat, 20 Maret 2026

CATATAN SYAWWAL 2: NGANTER

 


✍️ CATATAN SYAWWAL (2)


💦NGANTER


Di kampung orang tua saya di Jakarta, kalau lebaran biasanya ada tradisi "nganter". Jadi biasanya, yang muda silaturahmi ke rumah yang lebih tua sambil membawa makanan. 


Tapi, ini berlaku untuk yang sudah nikah. Dan nanti biasanya, orang yang dikunjungi akan menukar makanan dengan makanan miliknya. Kemudian, diapun biasanya akan memberikan persenan kepada anak2 orang yang berkunjung. 


Kalau dulu, makanan yang dibawa biasanya makanan khas Betawi. Misalnya saja: dodol, uli dan kue cina. Tapi sekarang, sepertinya banyak yang sudah tidak membikin kue2 tradisional. Banyak yang memilih untuk membeli kue2 kering di toko untuk dibawa nganter. 


🌻🌻🌻


Dalam Islam, kita memang diperintahkan untuk bersilaturahmi. 


Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

CATATAN SYAWWAL 1: MELATIH MENTAL KAYA

 


✍️ CATATAN SYAWWAL (1)


💦MELATIH MENTAL KAYA


Hari lebaran bisa jadi momen yang tepat untuk melatih mental kaya kepada anak. Mental kaya maksudnya mental memberi. Kebalikannya adalah mental miskin (mental meminta dan selalu berharap pemberian manusia).


Biasanya di hari lebaran anak2 kecil akan dapat hadiah uang dari orang2 dewasa kerabat mereka. Kalau saya di Betawi bilangnya "persenan".


Nah, coba saat si anak dapat persenan, orang tua memberi pengajaran:


"Kamu sekarang dikasih orang. Nanti, kalau kamu sudah dewasa, sudah mandiri, sudah bisa nyari uang sendiri, gantian kamu yang ngasih ke orang2...".


Nah, begitu kira2 bentuk pengajarannya.


Ini penting❗

CATATAN RAMADHAN 40: MINAL AIDIN WAL FAIZIN

 


✍️ CATATAN RAMADHAN (40-SELESAI)


💦MINAL AIDIN WAL FAIZIN


Di Indonesia, kalimat ini sudah biasa diucapkan di momen Idul Fithri. Di mana2 kita dengar orang mengucapkannya.


"MINAL AIDIN WAL FAIZIN"


Biasanya diiringi dengan ucapan:


"Mohon maaf lahir dan batin".


Sekarang, kita coba kaji makna yang terkandung di dalamnya...



🌻TERJEMAH PERKATA

Tulisan bahasa Arabnya adalah sebagai berikut:

Kamis, 19 Maret 2026

CATATAN RAMADHAN 39: KOREKSI LAFAZH TAKBIRAN

 


✍️ CATATAN RAMADHAN (39)


✍ KOREKSI LAFAZH TAKBIRAN 


Saat malam Idul Fithri atau Idul Adha, saya masih sering mendengar kesalahan sebagian orang dalam mengucapkan lafazh takbiran.


Dulu juga waktu kecil saya pernah salah. Hingga kemudian guru ngaji saya di Jakarta pernah memberi penjelasan.


Kata beliau, yang benar itu bacanya "WALILLAAHIL HAMD" bukan "WALILLAAH -  ILHAM". Sebab, keduanya memiliki arti berbeda. 


Sekarang, coba kita perhatikan!


Lafazh Arabnya begini:

CATATAN RAMADHAN 38: TIGA YANG HARUS ADA

 


✍️ CATATAN RAMADHAN (38)


3️⃣ YANG HARUS ADA


Ulama menjelaskan bahwa dalam beribadah harus ada tiga hal dalam hati kita:


1️⃣ Mahabbah (Cinta)

2️⃣ Khauf (Takut)

3️⃣ Raja (Harap)


Tanpa ketiga hal ini, ibadah kita tidak akan diterima. Sebab ketiganya adalah rukun ibadah.


Jadi, kalau kita ingin puasa kita selama ini diterima,  maka dalam melaksanakan puasa kita harus iringi dengan:

CATATAN RAMADHAN 37: KAPAN LEBARAN?

 


✍️ CATATAN RAMADHAN (37)


KAPAN LEBARAN❓


Saya dengar kabar, hari Kamis ini ada yang sudah lebaran. Ada juga yang sudah menerapkan lebaran hari Jum'at. Tapi, ada juga yang memprediksi lebaran hari Sabtu. 


Kalau saya ditanya: Mau lebaran kapan? 


Jawaban saya masih sama dengan tahun2 sebelumnya. 

Rabu, 18 Maret 2026

CATATAN RAMADHAN 36: PANAS

 


✍️ CATATAN RAMADHAN (36)


🔥 PANAS


Beberapa hari ini, Jakarta terasa panas menyengat. Sejak saya datang beberapa hari lalu  hingga kini belum ada turun hujan. Dengar kabar dari teman di Bogor katanya sama. Tidak jauh beda.


Alhamdilllah 'ala kulli haal..


Semoga panas ini menjadi penambah pahala bagi ummat Islam yang tetap menjalankan puasa, meskipun ditemani ujian hawa panas di siang hari. 


Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda: