✍️ CATATAN SYAWWAL (27)
💦FAKTOR KALI
Dalam dunia bisnis, kalau kita ingin mendapatkan keuntungan banyak, kita bisa menggunakan faktor kali.
Apa itu faktor kali?
Panduan Belajar Bahasa Arab (Nahwu-Shorof) Secara OTODIDAK
💦FAKTOR KALI
Dalam dunia bisnis, kalau kita ingin mendapatkan keuntungan banyak, kita bisa menggunakan faktor kali.
Apa itu faktor kali?
👀 CERDAS DALAM MEMANDANG
Memandang sesuatu ada ilmunya. Kalau kita salah dalam memandang, bisa2 masalah hidup akan kita dapatkan.
Misalnya saja, kalau dalam urusan dunia kita selalu memandang kepada orang yang lebih kaya, bisa2 kita akan lupa untuk bersyukur. Bahkan yang ada malah keluhan dan perasaan selalu kurang.
Tapi, coba kalau dibalik. Kita melihatnya kepada orang2 yang hidupnya lebih susah. Niscaya kita akan selalu menjadi orang yang bersyukur.
"Alhamdulillah, masih punya motor, meskipun jadul. Tetangga sebelah kemana2 jalan kaki.."
"Alhamdulillah, masih bisa makan, meskipun cuma tahu tempe. Orang2 di negara miskin ada yang tidak punya apa2 untuk dimakan.."
Begitu harusnya.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda:
🕌 TEMPAT MENCARI KETENANGAN
Masjid adalah tempat terbaik di atas muka bumi ini. Di dalamnya, orang2 melakukan banyak variasi ibadah.
Dengan memakmurkan masjid, kita akan mendapatkan kebaikan yang sangat banyak.
Oleh karena itu, kalau kita sedang punya masalah (keluarga, ekonomi, dll.), hendaknya kita pergi ke masjid. Kita semakin mendekat ke masjid. Bukan malah menjauh dari masjid.
Kita cari ketenangan di dalamnya. Di dalam masjid, kita minta solusi dari permasalah hidup yang sedang kita hadapi kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Insya Allah, jalan keluar akan kita dapatkan.
🌻🌻🌻
Ada banyak kisah yang pernah saya dengar tentang orang2 yang pergi ke masjid untuk mencari solusi, kemudian solusi itu datang. Allah Subhanahu wa Ta'ala bantu mereka untuk menyelesaikan masalahnya.
Berikut ini diantaranya...
🤲 DOAKU TERKABUL DI MASJIDIL HARAM
Untuk mencari pengabulan doa, tidak harus kita pergi ke Masjidi Haram. Di manapun kita berada, selagi tempatnya suci, kita bisa berdoa di sana. Insya Allah, doa kita akan dikabulkan.
Tapi, pada kesempatan kali ini, saya ingin menyampaikan kisah dari beberapa orang yang doanya terkabul saat dipanjatkan di Masjidil Haram.
Semoga semakin membuat kita rindu untuk berkunjung ke sana. Sesering mungkin kalau bisa.
🌻🌻🌻
Tapi, saya perlu sampaikan bahwa pengabulan doa itu ada tiga macam:
💦BELAJAR DARI TUKANG RUJAK
Ada sebuah cerita menarik. Tentang seorang tukang rujak. Lebih tepatnya tukang rujak bebek (rujak tumbuk).
Kurang lebih ceritanya begini..
Di sebuah daerah, ada seorang tukang rujak bebek. Jualannya keliling. Sebagaimana tukang jualan pada umumnya, dia berteriak menawarkan barang dagangannya.
Ternyata, ada yang memperhatikan cara dia berteriak. Dianggap tidak biasa.
Umumnya, pedagang itu neneriakan barang dagangannya dengan jeda yang tidak terlalu lama.
Misalnya begini:
DAPAT APA DENGAN NIAT❓
Niat adalah keinginan hati untuk melakukan sesuatu. Dan seseorang akan mendapatkan balasan dari amal perbuatannya tergantung niat.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda:
إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ وإِنَّما لِكُلِّ امريءٍ ما نَوَى
"Sesungguhnya setiap amalan itu tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan apa yang dia niatkan." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Kalau seseorang berniat baik dalam amalnya, maka dia akan mendapatkan kebaikan (pahala). Tapi kalau sebaliknya, dia akan mendaptkan keburukan (dosa).
Ulama menjelaskan bahwa niat yang ikhlas menjadi syarat diterimanya ibadah. Tanpa niat yang ikhlas, amal ibadah akan sia-sia (tidak diterima).
🌻🌻🌻
💦PEMBEDA
💦DUA WAKTU ISTIMEWA
Dalam sehari, ada dua waktu istimewa yang bisa kita manfaatkan untuk mendapatkan pahala yang besar.
Dua waktu itu adalah:
💦ANTARA MAGHRIB DAN ISYA
Rasululullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda:
من كانَ في المسجدِ ينتظرُ الصَّلاةَ، فَهوَ في الصَّلاةِ
"Barang siapa yang berada di masjid menunggu waktu shalat, maka dia dianggap sedang shalat". (HR. An-Nasai)
Jadi, dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang sedang shalat.
Dalam hadits yang lain: