Rabu, 25 Maret 2026

CATATAN SYAWWAL 8: YAKINLAH!

 


✍️ CATATAN SYAWWAL (8)


YAKINLAH❗


"Terkadang, Allah menghalangimu dari sesuatu bukan karena dirimu tidak layak untuk mendapatkannya. Akan tetapi, karena dirimu berhak mendapatkan yang lebih baik darinya." (Anonim)


Maka, tetaplah berprasangka baik kepada Allah!


🌻🌻🌻


Saya pernah dapat sebuah cerita. Ceritanya kurang lebih begini... 

CATATAN SYAWWAL 7: MINTA BUBUR AYAM

 


✍️ CATATAN SYAWWAL (7)


🐓 MINTA BUBUR AYAM


Pagi tadi, saya berangkat dari Jakarta menuju Bogor. Sekitar jam 7 pagi. Berdua dengan istri naik sepeda motor.


Sengaja tidak sarapan dulu. Rencananya mau sarapan di jalan. Makan nasi uduk atau bubur ayam.


Awalnya, kami berniat untuk makan nasi uduk langganan di dekat Stasiun Pondok Ranji. Tapi ternyata, warungnya masih tutup.


Melewati Kampus UIN Ciputat, istri minta makan bubur. Sudah lapar katanya. 


Dalam hati saya berdoa:

CATATAN SYAWWAL 6: DOA DIAM2

 


✍️ CATATAN SYAWWAL (6)


DOA DIAM2


Lebaran identik dengan silaturahmi. Sesama saudara saling mengunjungi.


Insya Allah, jika silaturahmi dilakukan dengan ikhlas, pahala berlimpah akan didapat. Selain itu, ada dua manfaat besar dari silaturahmi:


💦Membuka pintu rezeki

💦Memanjangkan umur (berkah umur)


Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

Minggu, 22 Maret 2026

CATATAN SYAWWAL 5: TERSENYUMLAH!

 




✍️ CATATAN SYAWWAL (5)


TERSENYUMLAH😁


Saat melihat anak2 kecil di hari raya Idul Fithri, saya jadi teringat masa lalu. Ketika dulu masih kecil. 


Biasanya dulu, hari raya Idul Fithri adalah hari penuh kegembiraan dan kebahagiaan. Gembira karena punya baju baru dan sepatu baru. Gembira karena dapat uang persenan dari saudara. Gembira karena diajak jalan2 ke tempat hiburan. 


Dulu, tidak pernah ada rasa cemas dengan masa depan. Hari2 diyakini akan berjalan baik2 saja. 


🌻🌻🌻


💦BEDA DULU DAN SEKARANG

CATATAN SYAWWAL 4: PERJALANAN

 


✍️ CATATAN SYAWWAL (4)


💦PERJALANAN


Kemarin bada Subuh, saya melakukan perjalanan pulang kampung yang ke-2. Sebelumnya (hari ke-25 Ramadhan), saya pulang kampung ke rumah orang tua di Jakarta. Kemarin (hari ke-2 lebaran), saya pulang kampung ke rumah mertua di Bekasi. 


Seperti biasa, jalanan tidak seramai hari biasa. Bahkan bisa dibilang sepi. Jakarta yang biasanya terkenal dengan kemacetannya, saat lebaran jadi sepi. 


Tentu beda antara berkendaraan saat macet dan saat jalan sepi. Kalau jalan lagi macet, laju kendaraan seringnya diperlambat. Kalau sepi, laju kendaraan bisa dipercepat. Bahkan bisa ngebut 🚀🚀🚀


🌻🌻🌻


🌹MEMETIK PELAJARAN

Sabtu, 21 Maret 2026

CATATAN SYAWWAL 3: SELAMAT JALAN PAK SAPAR

 


✍️ CATATAN SYAWWAL (3)


SELAMAT JALAN PAK SAPAR 😭


Sore tadi, dapat berita duka dari grup WA RT komplek perumahan dan DKM Masjid perumahan. Tetangga satu RT baru saja wafat. Saya biasa memanggilnya "Pak Sapar".


*****

Innalilahi wa innailaihi rojiun 

Telah meninggal dunia tadi pukul 15.30 saudara kita Bpk Saparudin 

Blok C 9 no.15 

Semoga Almarhum di terima Iman Islam nya🤲

Aamiin yaa rabbal alamin 🤲


*****


🌻🌻🌻


Dulu, sebelum pindah kontrakan, rumah saya dekat dengan rumah beliau. Cuma terselang satu rumah.

Jumat, 20 Maret 2026

CATATAN SYAWWAL 2: NGANTER

 


✍️ CATATAN SYAWWAL (2)


💦NGANTER


Di kampung orang tua saya di Jakarta, kalau lebaran biasanya ada tradisi "nganter". Jadi biasanya, yang muda silaturahmi ke rumah yang lebih tua sambil membawa makanan. 


Tapi, ini berlaku untuk yang sudah nikah. Dan nanti biasanya, orang yang dikunjungi akan menukar makanan dengan makanan miliknya. Kemudian, diapun biasanya akan memberikan persenan kepada anak2 orang yang berkunjung. 


Kalau dulu, makanan yang dibawa biasanya makanan khas Betawi. Misalnya saja: dodol, uli dan kue cina. Tapi sekarang, sepertinya banyak yang sudah tidak membikin kue2 tradisional. Banyak yang memilih untuk membeli kue2 kering di toko untuk dibawa nganter. 


🌻🌻🌻


Dalam Islam, kita memang diperintahkan untuk bersilaturahmi. 


Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: