Minggu, 24 Mei 2026

CATATAN DZULHIJJAH 2: BELAJAR DARI SHALAT (2)

 


✍️ CATATAN DZULHUJJAH (2)


🕌BELAJAR DARI SHALAT (2)


Telah saya sampaikan pada tulisan sebelumnya bahwa shalat adalah ibadah yang sangat agung dalam Islam.


Naah..


Sekarang begini..


Coba perhatikan!

Sabtu, 23 Mei 2026

CATATAN DZULHIJJAH 1: BELAJAR DARI SHALAT (1)

 


✍️ CATATAN DZULHIJJAH (1)


🕌 BELAJAR DARI SHALAT (1)


Shalat termasuk ibadah paling agung dalam Islam. Bahkan shalat termasuk rukun Islam. Tanpa shalat, keislaman seseorang tidak dianggap. 


Shalat menjadi pembeda antara orang Muslim dan orang kafir. Dan shalat adalah amalan yang pertama kali akan dihisab di akhirat nanti. 


Karena begitu pentingnya shalat dalam Islam, maka pasti dalam ibadah shalat banyak pelajaran yang bisa kita ambil. Banyak juga manfaat yang bisa kita dapatkan.


🌻🌻🌻


Pada kesempatan ini, saya ingin mengajak untuk merenungi dua amalan dalam shalat. Amalan di awal dan di akhir. Amalan yang termasuk rukun shalat.


Kenapa shalat diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam? 

Sabtu, 16 Mei 2026

CATATAN DZULQA'DAH 21: JURUS SAKTI MERAIH MIMPI (REVISI)I

 


✍️ CATATAN DZULQA'DAH (21)


🌻JURUS SAKTI MERAIH MIMPI


Seorang ahli marketing pernah memberikan sebuah tips dalam berbisnis. Katanya, ada satu jurus sakti untuk meraih sukses dalam berjualan. Nama jurusnya cuma satu kata.


Apa nama jurusnya?

CATATAN DZULQA'DAH 21: JURUS SAKTI MERAIH MIMPI

 


✍️ CATATAN DZULQA'DAH (21)


🌻JURUS SAKTI MERAIH MIMPI


Seorang ahli marketing pernah memberikan sebuah tips dalam berbisnis. Katanya, ada satu jurus sakti untuk meraih sukses dalam berjualan. Nama jurusnya cuma satu kata.


Apa nama jurusnya?

Rabu, 13 Mei 2026

CATATAN DZULQA'DAH 20: REZEKI SUDAH DIATUR

 


✍️ CATATAN DZULQA'DAH (20)


🚀REZEKI SUDAH DIATUR


Pernah suatu ketika, saya melihat video seorang pebisnis online yang menangis. Dia sedih karena sudah sekitar tiga jam live jualan, namun tidak ada satupun produknya yang laku. 😭


Maka, pada kesempatan ini, saya ingin menasihati diri saya sendiri dan kita semua....


Rezeki itu di tangan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Bukan di tangan konsumen kita.


Jika Allah Subhanahu wa Ta'ala berkehendak kita tidak dapat rezeki, maka kita tidak akan dapat. Meskipun kita sudah berusaha sekuat tenaga mencarinya. Sebaliknya, kalau Allah Subhanahu wa Ta'ala berkehendak kita dapat rezeki, maka kita pasti akan dapat. Meskipun kita hanya berdiam diri seharian di dalam rumah.


Sekian tahun lalu, saya pernah punya bisnis. Persiapannya cukup matang. Buku2 strategi bisnis saya baca dan pelajari. Waktu itu, saya sangat yakin kalau bisnis saya akan sukses.


Namun, apa yang terjadi?

Minggu, 10 Mei 2026

CATATAN DZULQA'DAH 19: BANG BELI BANG!

 


✍️ CATATAN DZULQA'DAH (19)


BANG BELI BANG❗


Dulu sekali, waktu kecil, saya pernah jualan koran. Kalau tidak salah dimulai dari akhir kelas 3 SD hingga kelas 6 SD. Sekitar tahun 1989-1992. Di Jakarta Barat.


Karena saya masuk sekolah siang, maka paginya bisa saya gunakan untuk berjualan koran. 


Setiap hari, pagi2 sekali saya sudah berangkat ke agen koran. Pakai sepeda. Setelah mengambil koran, kemudian saya keliling komplek perumahan untuk menjajakan koran. 


"KOORAAAAN.. POS KOTAA.. KOMPAAS...!!!" 


Begitu kira2 teriakan saya sambil mengayuh sepeda. 


Saya masih ingat. Awalnya, saya cuma menjual 2 eksemplar koran. Koran Pos Kota 1 eksemplar dan koran Kompas 1 eksemplar. 


Harga jual koran Pos kota Rp.200. Setorannya Rp.150. Berarti kalau laku terjual, persatu eksemplar koran Pos Kota saya dapat untung Rp.50.


Sedangkan harga jual koran Kompas Rp.350. Setorannya Rp.275. Berarti kalau laku terjual, persatu eksemplar koran Kompas saya dapat untung Rp.75.


Waktu itu, dengan uang Rp.25, saya bisa beli sebuah gorengan atau sebungkus es.


Rasanya senang sekali kalau lagi keliling jualan koran tiba2 ada yang memanggil.


"KORAN, BELI!" 


Tidak terlukiskan rasa senangnya itu. Sangat indah terdengar di telinga.


Maka, benarlah kata orang:

CATATAN DZULQA'DAH 18: USTADZ YANG SEDERHANA ITU TELAH PERGI

 


✍️ CATATAN DZULQA'DAH (18)


USTADZ YANG SEDERHANA ITU TELAH PERGI 😭


Awalnya, saya mengenal Beliau cuma lewat majalah. Beliau termasuk penulis tetap di Majalah Islam Al-Furqon terbitan Pondok Pesantren Al-Furqon Al- Islami Gresik Jawa Timur. 


Kemudian, pada tahun 2003, saya mendapat informasi tentang Dauroh Bahasa Arab selama sekitar sebulan yang diadakan di Pondok Pesantren Al-Gurqon Gresik Jawa Timur. Lalu, saya dan beberapa orang kawan mengikuti dauroh ini. Kami berangkat dari Dramaga Bogor menuju Gresik Jawa Timur. Lumayan jauh.


Dari sinilah kemudian saya bertemu langsung dengan Beliau.