✍️ CATATAN DZULQA'DAH (13)
📒MENYAMBUT KEHENDAK ALLAH
Manusia punya kehendak. Manusia punya keinginan. Ingin ini, ingin itu, banyak sekali.
Tapi, kehendak manusia berada di bawah kehendak Allah.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
ÙˆَÙ…َا تَØ´َاءُونَ Ø¥ِÙ„َّا Ø£َÙ†ْ ÙŠَØ´َاءَ اللَّÙ‡ُ رَبُّ الْعَالَÙ…ِينَ
“Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.” (QS. At-Takwir: 28-29)
Maksudnya, apapun kehendak dan keinginan manusia, kalau Allah tidak menghendaki, maka tidak akan pernah terjadi.
Misalnya, ada orang ingin tahun ini berangkat umroh. Uang sudah ada. Kesehatan prima. Tapi, kalau Allah belum menghendaki, maka dia tidak akan berangkat tahun ini. Ada saja hal2 yang menghalanginya.
Ulama berkata: