✍️ CATATAN DZULQA'DAH (14)
📒BELAJAR DARI CERITA PENDEK YANG SANGAT PENDEK
Ada sebuah cerita pendek berbahasa Arab. Sangat pendek. Tapi, pesan yang ingin disampaikannya begitu sangat penting.
Begini ceritanya..
سأتوب غدا
نام ولم يستيقظ
SELESAI.
Pendek sekali, bukan?
Artinya begini..
Dia berkata, "Aku akan bertaubat besok".
Dia pun tidur, namun tidak bangun lagi (untuk selamanya).
SELESAI.
🌻🌻🌻
Meskipun pendek, cerita ini memberi sebuah pelajaran yang sangat penting untuk kita renungkan.
Pesannya:
JANGAN PERNAH MENUNDA TAUBAT❗
Kenapa?
Karena kita tidak tahu kapan kita akan mati. Jangan sampai, kita mati dalam keadaan dosa2 kita masih menumpuk.
Oleh karena itu, jangan sampai kita menunda taubat!
Setiap hari kita harus bertaubat. Setiap hari kita harus banyak2 beristighfar. Kita minta ampun kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Sebab, kita ini banyak dosa. Kita ini manusia biasa yang tidak pernah lepas dari berbuat kesalahan.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda:
كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِيْنَ التَّوَّابُوْنَ.
“Setiap anak Adam pasti banyak berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah yang banyak bertaubat.” (HR. At-Tirmidzi)
🌻🌻🌻
BERTAUBATLAH❗
Allah Subhanahu wa Ta'ala menyuruh kita untuk bertaubat.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
“…Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An-Nuur: 31)
Dalam ayat yang lain, Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ يَوْمَ لَا يُخْزِي اللَّهُ النَّبِيَّ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ ۖ نُورُهُمْ يَسْعَىٰ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Rabb-mu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang beriman yang bersamanya, sedangkan cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan, ‘Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.’” (QS. At-Tahrim: 8)
🌻🌻🌻
💦TAUBAT NASUHA
Dalam bertaubat, kita harus sungguh2. Tidak main2. Harus tulus. Kita harus bertaubat dengan taubat yang nasuha (murni).
Agar taubat kita diterima, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi:
💧Ikhlas karena Allah.
💧Menyesali perbuatan dosa yang sudah diperbuat.
💧Meninggalkan dosa.
💧Bertekad untuk tidak mengulanginya.
Jika perbuatan dosa berkaitan dengan hak manusia, maka harus meminta maaf kepadanya dan mengembalikan haknya. Misalnya, bagi pencuri, dia harus mengembalikan barang curiannya. Sebelum dituntut di akhirat!
🌻🌻🌻
💦MUHASABAH
Dikisahkan bahwa Umar bin Khathab radhiyallahu 'anhu pernah berkata:
حاسبوا أنفسكم قبل أن تحاسبوا
"Hisablah diri2 kalian sebelum diri2 kalian dihisab!"
Ya, kelak di akhirat nanti, kita akan dihisab. Amalan kita akan diperiksa.
Bagi orang yang lebih banyak amal kebaikannya, maka dia akan dimasukan Surga. Namun, bagi orang yang lebih banyak amal keburukannya, maka dia akan dimasukan ke dalam Neraka.
Maka, sebelum kita dihisab di akhirat, selagi kita masih di dunia, kita hisab diri kita. Kalau kita banyak dosa, maka kita perbanyak taubat. Setiap hari kita taubat.
Jangan sampai, ketika kematian datang, kita belum bertaubat dari banyaknya dosa yang kita perbuat.
🌻🌻🌻
Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala mengampuni dosa2 kita..
Semoga kita mati dalam keadaan husnul khatimah..
Semoga kita dimasukan ke Surga dan dijauhkan dari Neraka..
Amiin.. ya Rabbal alamin..
✍️ Bogor, malam Ahad 15 Dzulqa'dah 1447H/2 Mei 2026
@MuhammadMujianto
Baca tulisan lainnya di http://kitabfahimna.blogspot.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar