Laman

Sabtu, 16 Mei 2026

CATATAN DZULQA'DAH 21: JURUS SAKTI MERAIH MIMPI (REVISI)I

 


✍️ CATATAN DZULQA'DAH (21)


๐ŸŒปJURUS SAKTI MERAIH MIMPI


Seorang ahli marketing pernah memberikan sebuah tips dalam berbisnis. Katanya, ada satu jurus sakti untuk meraih sukses dalam berjualan. Nama jurusnya cuma satu kata.


Apa nama jurusnya?


Nyontek!


Ya, kata dia, nama jurusnya adalah jurus nyontek. Maksudnya, kalau kita kita mau sukses di dunia bisnis, maka kita mencontek orang2 yang sudah sukses di bidang bisnis yang saat ini sedang kita jalani.


Misalnya, saat ini kita sedang jualan bakso. Maka, kita bisa mencari para pedagang bakso yang dagangannya laris manis. Kemudian kita contek cara dia jualan. 


Dalam menerapkan jurus ini, kita bisa melakukan tiga hal: MENGAMATI - MENIRU - MEMODIFIKASI. Biasa disingkat dengan ATM (AMATI - TIRU - MODIFIKASI).


Misalnya bakso tadi. Kita coba amati warung bakso yang ramai pengunjung. Kita coba cari tahu:


๐Ÿ’ฆ Bagaimana rasa baksonya?

๐Ÿ’ฆBagaimana cara pelayanannnya?

๐Ÿ’ฆBagaimana kenyamananan tempat makannya?

๐Ÿ’ฆBagaimana kondisi tempat parkirnya?

๐Ÿ’ฆDll.


Setelah itu, kita bisa TIRU. Kalau bisa, kita MODIFIKASI agar menjadi jauh lebih baik.


Naah..


Begitu kira2 cara menggunakan jurus nyontek ini.


๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป


Ternyata, jurus ini tidak hanya berguna untuk meraih keuntungan dunia. Kita juga bisa menggunakannya untuk meraih keuntungan akhirat. Misalnya, untuk meraih Surga.


Kita bisa menggunakan jurus nyontek untuk meraih Surga.


Siapa yang kita contek?


Ya, tentu saja orang2 yang sudah dijamin masuk Surga.


Siapa mereka?


Mereka adalah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam dan para Sahabatnya radhiyallahu 'anhum. Mereka telah dijamin masuk Surga oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.


Oleh karena itu, kita diperintahkan untuk mencontek (baca: mengikuti) mereka. Supaya kita bisa masuk Surga seperti mereka.


Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:


ู‚ُู„ْ ุฅِู† ูƒُู†ุชُู…ْ ุชُุญِุจُّูˆู†َ ูฑู„ู„َّู‡َ ูَูฑุชَّุจِุนُูˆู†ِู‰ ูŠُุญْุจِุจْูƒُู…ُ ูฑู„ู„َّู‡ُ ูˆَูŠَุบْูِุฑْ ู„َูƒُู…ْ ุฐُู†ُูˆุจَูƒُู…ْ ۗ ูˆَูฑู„ู„َّู‡ُ ุบَูُูˆุฑٌ ุฑَّุญِูŠู…ٌ


"Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu". Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Ali Imran: 31) 


Allah Subhanahu wa Ta'ala juga berfirman:


ู„َّู‚َุฏْ ูƒَุงู†َ ู„َูƒُู…ْ ูِู‰ ุฑَุณُูˆู„ِ ูฑู„ู„َّู‡ِ ุฃُุณْูˆَุฉٌ ุญَุณَู†َุฉٌ ู„ِّู…َู† ูƒَุงู†َ ูŠَุฑْุฌُูˆุง۟ ูฑู„ู„َّู‡َ ูˆَูฑู„ْูŠَูˆْู…َ ูฑู„ْุกَุงุฎِุฑَ ูˆَุฐَูƒَุฑَ ูฑู„ู„َّู‡َ ูƒَุซِูŠุฑًุง


"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah." (QS. Al-Ahzab: 21)


Ini dalil tentang diperintahkannya kita mengikuti Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.


๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป


Adapun dalil mengikuti Sahabat Nabi diantaranya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:


ูˆَูฑู„ุณَّٰุจِู‚ُูˆู†َ ูฑู„ْุฃَูˆَّู„ُูˆู†َ ู…ِู†َ ูฑู„ْู…ُู‡َٰุฌِุฑِูŠู†َ ูˆَูฑู„ْุฃَู†ุตَุงุฑِ ูˆَูฑู„َّุฐِูŠู†َ ูฑุชَّุจَุนُูˆู‡ُู… ุจِุฅِุญْุณَٰู†ٍ ุฑَّุถِู‰َ ูฑู„ู„َّู‡ُ ุนَู†ْู‡ُู…ْ ูˆَุฑَุถُูˆุง۟ ุนَู†ْู‡ُ ูˆَุฃَุนَุฏَّ ู„َู‡ُู…ْ ุฌَู†َّٰุชٍ ุชَุฌْุฑِู‰ ุชَุญْุชَู‡َุง ูฑู„ْุฃَู†ْู‡َٰุฑُ ุฎَٰู„ِุฏِูŠู†َ ูِูŠู‡َุงٓ ุฃَุจَุฏًุง ۚ ุฐَٰู„ِูƒَ ูฑู„ْูَูˆْุฒُ ูฑู„ْุนَุธِูŠู…ُ


"Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar." (QS. At-Taubah: 100)


Allah Subhanahu wa Ta'ala memberi keridhaan dan Surga kepada para Sahabat Nabi (baik dari kalangan Muhajirin dan Anshor) dan juga orang2 yang mengikuti jejak mereka dalam beragama.


Jadi, kalau kita mau mendapatkan keridhaan Allah dan Surga-Nya, wajib bagi kita mengikuti jejak para Sahabat Nabi. Kita ikuti cara mereka beragama. Kita ikuti cara mereka beraqidah, beribadah, berakhlak dan bermumalah. 


Insya Allah, dengan begitu, kita kelak akan dimasukan Surga bersama mereka.


๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป


Jadi, jurus nyontek ini, bisa kita pakai untuk meraih kesuksesan dalam bidang apapun. Dalam bisnis, dalam berumah tangga, dalam mendidik anak, dll. Apapun yang ingin kita raih, apapun yang kita impikan, maka kita bisa pakai jurus ini untuk mewujudkannya.


Maka, bisa kita katakan bahwa jurus ini adalah JURUS SAKTI UNTUK MERAIH MIMPI❗


SEMANGAT MENCOBA✊


Wallahu a'lam.



✍️ Bogor, Ahad  menjelang Subuh 29 Dzulqa'dah 1447H/16 Mei 2026

@MuhammadMujianto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar