✍️ CATATAN RAMADHAN (9)
📒 IMAN + PUASA = TAKWA
Ada tiga hal yang penting untuk kita kaji dalam ayat puasa. Mari kita simak ayatnya:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalain agar kalian bertakwa." (QS. Al-Baqarah [2]: 183)
Tiga hal penting yang saya maksud adalah:
💦Iman
💦Puasa
💦Takwa
Kira2 apa kaitan antara ketiganya?
Saya memahaminya begini...
Ketika Allah Subhanahu wa Ta'ala mewajibkan puasa, Allah Subhanahu wa Ta'ala memanggil hamba-Nya dengan panggilan iman.
"Wahai orang2 yang beriman..."
Hal ini menjadi isyarat bahwa iman adalah modal dasar dalam mengerjakan ibadah puasa. Tanpa iman, tidak akan mungkin orang mau mengerjakan ibadah puasa.
Kemudian, kadar iman ini pula yang menentukan kualitas puasa seseorang. Semakin tinggi iman seseorang, dia akan semakin semangat dan merasa senang dalam mengerjakan ibadah puasa. Sebaliknya, semakin lemah iman seseorang, dia akan semakin berat untuk mengerjakan puasa. Bagi orang yang imannya lemah, dia akan merasa puasa itu adalah beban berat bagi dirinya.
Kemudian...
Iman yang benar jika dipadukan dengan puasa yang benar, maka pasti akan menghasilkan takwa.
"...agar kalian bertakwa".
Jadi:
IMAN + PUASA = TAKWA
Apa itu takwa?
Diantara penjelasan ulama, takwa artinya adalah menjalan perintah dan menjauhi larangan.
Jadi, kalau ada orang beriman dengan keimanan yang benar, kemudian dia berpuasa dengan puasa yang benar, maka pasti dia akan terdorong untuk melakukan berbagai macam amal ketaatan. Dan dia akan berusaha untuk menjauhi perbuatan dosa dan maksiat.
Sebab, ketaatan itu akan menarik ketaatan yang lain. Kita bisa lihat orang2 shalih jaman dulu. Di bulan Ramadhan, selain mereka berpuasa, mereka juga melakukan berbagai amal ketaatan, seperti:
💦Membaca al-Qur'an
💦Shalat malam
💦Bersedekah
💦Zikir dan doa
💦Dll.
Nah, sekarang, coba kita lihat diri kita masing2. Kita evaluasi diri kita masing2.
Apakah puasa yang kita lakukan sudah mendorong kita untuk melakukan berbagai amal kebaikan?
Atau jangan2, keadaan kita di bulan Ramadhan masih sama dengan keadaan kita di luar bulan Ramadhan.
Coba kita evaluasi diri kita. Selagi Ramadhan belum berakhir.
Kita terus tingkatkan iman kita. Kita baca kembali buku2 yang membahas tentang keimanan (aqidah). Terutama yang membahas tentang nama2 dan sifat2 Allah. Kemudian juga yang berkaitan dan hari kiamat, Surga dan Neraka.
Kemudian, kita tingkatkan juga kualitas ibadah puasa kita. Tidak hanya kita menahan lapar dan dahaga. Kita juga berusaha menahan anggota tubuh kita dari berbuat maksiat.
Kita tahan mata dari melihat yang haram, kita tahan mulut dari berbicara dusta, ghibah, dll.
Intinya, kita tahan anggota tubuh kita dari berbuat dosa.
Kita jadikan puasa kita benar2 berkualitas.
Semoga dengan begitu, kita akan terdorong menjadi orang2 yang bertakwa. Dan predikat takwa ini akan terus melekat pada diri kita hingga ajal datang menjemput.
Amiin.
Wallahu a'lam.
✍️Perumahan Bukit Asri Ciomas Bogor, Kamis bada Ashar 8 Ramadhan 1447H/26 Februari 2026
@MuhammadMujianto

Tidak ada komentar:
Posting Komentar