Laman

Rabu, 11 Maret 2015

ILMU NAHWU (PELAJARAN 5)



PELAJARAN 5
MENGENAL 2 POLA KALIMAT INTI

Dalam bahasa Arab, ada 2 POLA KALIMAT yang paling sering digunakan, yaitu:

جَاءَ زَيْدٌ
FI’IL & FA’IL
اَلْفِعْلُ وَ الْفَاعِلُ
Zaid datang
اَلْمَسِجُد كَبِيْرٌ
MUBTADA & KHOBAR
اَلْمُبْتَدَأُ وَ الْخَبَرُ
Masjid itu besar


PENJELASAN:
POLA 1: FI’IL – FA’IL
·         FI’IL (اَلْفِعْلُ) adalah KATA KERJA
·         FA’IL (اَلْفَاعِلُ) adalah ISIM yang TERLETAK setelah FI’IL, dan merupakan PELAKU (SUBJEK) dari FI’IL itu.
رَجَعَتْ عَائِشَةُ
رَجَعَ مُحَمَّدٌ
Aisyah telah kembali
Muhammad telah kembali
تَرْجِعُ عَائِشَةُ
يَرْجِعُ مُحَمَّدٌ
Aisyah sedang/akan kembali
Muhammad sedang/akan kembali

CATATAN:
1.      Susunan FI’IL – FA’IL membentuk KALIMAT SEMPURNA.
2.      Bila FA’IL berupa isim MUANNATS, maka fi’ilnya harus diberi tanda muannats, yaitu:
(A). Untuk fi’il MADHI, dengan menambahkan huruf ta yang disukun (تْ) di akhirnya.
Wanita itu pergi
ذَهَبَتْ اَلْمَرْأَةُ
Anak wanita itu pergi
ذَهَبَتْ اَلْبِنْتُ

  (B). Untuk fi’il MUDHORE, dengan memilih fi’il mudhore yang berhuruf MUDHORO’AH (ت) di awalnya. (Baca pengertian HURUF MUDHORO’AH dalam ILMU SHOROF).

Wanita itu sedang pergi
تَذْهَبُ المرأةُ
Anak wanita itu sedang pergi
تَذْهَبُ البنتُ


LATIHAN:

1.      Apa yang dimaksud dengan Fa’il? Jelaskan!
2.      Sebutkan ketentuan Fa’il jika berupa ISIM MUANNATS! Jelaskan!
3.      Buatlah 5 buah kalimat sempurna yang tersusun dari Fi’il dan Fa’il, dengan ketentuan:
A.    FI’ILnya MADHI dan FA’ILnya MUDZAKKAR.
B.     FI’ILnya MADHI dan FA’ILnya MUANNATS.
C.     FI’ILnya MUDHORE dan FA’ILnya MUDZAKKAR.
D.    FI’ILnya  MUDHORE dan FA’ILnya MUANNATS.
BERILAH HAROKAT LENGKAP, kemudian BACALAH DENGAN SUARA KERAS!


POLA 2:. MUBTADA  & KHOBAR
·      MUBTADA ( اَلْمُبْتَدَأُ  ) adalah isim MAKRIFAT yang terletak di awal kalimat.
·      KHOBAR ( اَلْخَبَرُ  ) adalah isim NAKIROH yang memberitakan mubtada atau pelengkap/penyempurna mubtada.
Susunan kata yang tersusun dari mubtada dan khobar membentuk kalimat sempurna (الجملة المفيدة).  
KHOBAR
MUBTADA

Yang menerangkan
Yang diterangkan

M
D

مُحَمَّدٌ جَمِيْلٌ
Muhammad ganteng
عَائِشَةُ جَمِيْلَةٌ
Aisyah cantik
اَلْبَيْتُ كَبِيْرٌ
Rumah itu besar
اَلسَّيَّارَةُ كَبِيْرَةٌ
Mobil itu besar

CATATAN:
1-      MUBTADA pada asalnya adalah isim MAKRIFAT, sedangkan KHOBAR isim NAKIROH.
2-      Mubtada harus sama dengan khobar dalam jenisnya (sama-sama MUDZAKKAR atau sama-sama MUANNATS).
Teh itu nikmat
اَلشَّايُ لَذِيْذٌ
Kopi itu nikmat
اَلْقَهْوَةُ لَذِيْذَةٌ
Laki-laki itu ganteng
اَلرَّجُلُ جَمِيْلٌ
Wanita itu cantik
اَلْمَرْأَةُ جَمِيْلَةٌ
LATIHAN:
1.      Apa pengertian MUBTADA? Berikan contohnya 3 buah!
2.      Apa pengertian KHOBAR? Berikan contohnya 3 buah!
3.      Sebutkan 2 KETENTUAN yang terkait dengan MUBTADA & KHOBAR? Jelaskan dalam kalimat sempurna!
4.      Terjemahkanlah kata-kata berikut ini!
Rumah itu besar
Kamar itu besar
Lampu itu kecil
Sendok itu kecil
Pasar itu jauh
Sekolah itu jauh
Muhammad shalih
Fathimah shalihah
Ilmu adalah cahaya
Allah Maha Tahu

1 komentar: